Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
R.PRAPAT | SUMUT24 PT PLN (Persero) UIW Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rantau Prapat yang merupakan unit pelaksana, berhasil mengakuisisi beban listrik PT Kurnia Mitra Sawit dengan daya pelayanan sebesar 1.110.000 VA. Perusahaan ini sebelumnya menghasilkan dan mengkonsumsi listrik secara mandiri lalu sekarang beralih menggunakan listrik dari PLN atau sering dikenal dengan istilah Captive Power Acquisition di PLN. Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UIW Sumut Yusri mengatakan pada wartawan di Medan, Kamis (6/10) penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga listrik (SPJBTL) dilakukan pada hari Rabu (5/10) dilakukan antara Manager PLN UP3 Rantau Prapat, Refa James Simatupang dan Direktur PT Kurnia Mitra Sawit, Eddy Man Lim dengan daya I3/1.110.00 VA dan disaksikan langsung oleh General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Tonny Bellamy. General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Tonny Bellamy mengatakan, langkah ini merupakan salah satu langkah preventif yang dilakukan oleh PLN selain untuk meningkat penjualan, langkah ini juga untuk mengakuisisi penggunaan pembangkit-pembangkit atau genset oleh pabrikan/industry yang mereka (pelaku industry) pakai secara mandiri. Sehingga pemakaian listrik industri cukup menggunakan listrik PLN yang sudah lebih ramah, aman dan Handal. “Saat ini suplai listrik PLN untuk Wilayah Sumatera Utara sudah surplus 50% dari pembangkit yang ada di Sistem Sumatera sudah menggunakan Energi Baru Terbarukan sehingga sudah ramah lingkungan. Jadi kami menyarankan kepada para pelaku industry yang lain untuk beralih menggunakan listrik PLNâ€, ujar Tony. Direktur PT Kurnia Mitra Sawit, Eddy Man Lim, mengatakan bahwa sebelumnya pihak perusahaan menggunakan listrik untuk operasional pabrik secara mandiri dengan pembangkit yang dimiliki perusahaan, namun saat ini beban operasional sudah tinggi dan diputuskanlah untuk beralih ke listrik PLN. “Kami harap dengan beralih ke listrik PLN, listrik untuk produksi lebih handal dan dapat menekan biaya operasional kami menjadi lebih murahâ€, ujar Eddy. Lebih lanjut Tonny menyampaikan kepada pelanggan untuk menggunakan Aplikasi PLN Mobile dalam hal pelayanan baik gangguan maupun keluhan terkait dengan listriknya, karena layanan PLN Mobile sudah real time dan dapat dipantau oleh manajemen sehingga apabila ada keluhan yang tidak terselesaikan di unit, manajemen dapat menegur dan menanyakan status laporannya. “Apabila ada kendala listrik langsung saja ambil HP, buka aplikasi PLN Mobilenya lalu laporkan gangguannya. Karena saya dan manager di sini bisa memantau kalau ada gangguan yang belum diselesaikanâ€, tutur Tonny. Selanjutnya acara dilanjut dengan diskusi-diskusi ringan antara manajemen PLN dengan pihak PT Kurnia Mitra Sawit.(C04)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota