Teguh Santosa: Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
News
MEDAN | SUMUT24 Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi mengatakan masyarakat tidak perlu panik atas berita-berita yang menyebutkan akan terjadi gempa besar di Kota Medan dan sekitarnya.
Baca Juga:
“Gempa yg terjadi selama ini adalah gempa susulan yang dapat berlangsung 3-6 bulan ke depan dengan kekuatan skala lebih kecil dari 5 SR dan menurut para ahli tidak ada prediksi akan terjadi gempa besar,†demikian Gubernur melalui Plt. Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Selasa (28/02).
Bahkan saat ini sebagaimana data PGR 1 (Pusat Gempa Regional 1) tercatat gempa susulan yang berpusat di seputaran Kabupaten Deliserdang dan Karo aktivitasnya mulai menurun.
Menyikapi peristiwa gempa belakangan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencan Daerah telah menggelar pertemuan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), SAR, Badan Penanggulangan Bencan Daerah kabupaten/kota.
Dari pertemuan itu diketahui bahwa sejauh ini belum ada info yang menyatakan tentang patahan baru di Pantai Timur Sumatera. Yang ada ada saat ini hanya patahan pulau Sumatera utamanya di sepanjang pulau Sumatera yaitu pantai barat dan dataran tinggi bukit barisan. Sumber gempa yang terjadi berada di pantai barat dan patahan minor yangg lebih kecil dari patahan sesar Sumatera.
“ Yang terjadi gempa belakangan ini merupakan gempa lokal yang disebabkan oleh sesar lokal aktif yg tidur selama ini dari berbagai segmen yg tertutup atau reaktivasi batuan dasar yang ditimbun oleh batuan muda dan secara morfologi tdk terlihat,†ujarnya.
Gubernur meminta masyarakat tetap tenang dan jangan terpancing dgn berita-berita hoax. Begitupun Gubernur mengatakan kewaspadaan dini terhadap bencana tetap harus ditumbuhkembangkan. Gubsu mengatakan pihaknya sudah mengirim Surart Edaran kepada Bupati/walikota untuk kesiagaan bencana.
Dia menghimbau agar BPBD Kab/Kota dapat terus melakukan edukasi berupa simulasi mitigasi bencana gempa bumi dan sebagainuya. Kegiatan tersebut saat ini telah dan akan dilaksanakan oleh kabkota simulasi di sekolah, rumah sakit dan gedung bertingkat.
Selain itu, Gubsu juga meminta Pemkab/Pemko di Sumut dapat mengaktifkan sistem peringatan dini berbasis masyarakat dan kearifan lokal. “Pemkab/Pemko harus meningkatkan koordinasi dengan instansi vertikal seperti BMKG, PVMBG dan SAR. Juga mengecek daerah rawan atau resiko bencana dan aktif memantau ancaman potensi gempa, banjir dan longsor melalui BMKG, PVMBG dan PUPR,†imbuhnya.(W03)
Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
News
HUT Propam Polri ke24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba
News
Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH
News
Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air
News
sumut24.co MedanPenerimaan zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan pada triwula
Umum
Rencana Mau Kabur ke Palembang!!!Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&B Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
sumut24.co JakartaPT Indosat Tbk secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO, yang te
Ekbis
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News