KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Tual I Sumut24.co Jelang malam, Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana serta sejumlah menteri melakukan kunjungan kerja ke PT Samudera Indo Sejahtera (SIS) di Kota Tual, Rabu (14/9). Jokowi dan rombongan keliling pabrik itu melihat tangan cekatan karyawan/i PT SIS mengolah ikan-ikan segar hasil tangkapan dari perairan Maluku.
Baca Juga:
Selama meninjau unit pengolahan ikan itu, Jokowi berdialog dengan nelayan dan pembudi daya rumput laut. Jokowi ingin tahu prospek hasil tangkapan hasil laut di Maluku. Hasilnya, produksi tangkapan ikan masih bisa ditingkatkan lagi.
COO PT. Samudera Indo Sejahtera Arif Wijaya Siswanto yang mendampingi Jokowi keliling pabrik menjelaskan SIS saat ini masih beroperasi sangat minim di bawah kapasitas maksimal di mana memiliki ABF 80 ton (24 jam) dan CS 1.200 ton. Sebenarnya masih bisa ditingkatkan. Jumlah tangkapan nelayan lokal belum memenuhi kapasitas industri PT. SIS.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dari Bapak terkait pengesahan peraturan pemerintah Penangkapan Ikan Terukur KKP yang mewajibkan kapal perikanan melakukan pendaratan ikan di Pelabuhan Pangkalan sekitar daerah penangkapan ikan,” mohon Arif kepada Jokowi.
Arif menuturkan dengan adanya bahan baku kemaritiman khususnya bidang perikanan yang melimpah akan menciptakan smelter maritim/ food estate maritim yang akan membantu terwujudnya ketahanan pangan kemaritiman, penyerapan tenaga kerja, mendatangkan investasi kemaritiman di Indonesia Timur, terciptanya industri pertambahan nilai di Indonesia Timur di antaranya: fillet ikan, loin tuna, surimi, fishmeal, pengalengan ikan, dockyard, shipyard, pabrik karagenan (hasil turunan rumput laut Eucheuma Cottoni) dan sebagainya.
“Diiharapkan juga bisa dilakukan Ekspor Langsung (Direct Call) ke Negara pasar tujuan ekspor, karena akan menurunkan biaya logistik transportasi. Adanya efisiensi biaya transportasi dapat digunakan untuk meningkatkan harga beli dari nelayan lokal ataupun kapal kapal perikanan berukuran besar. Selain itu juga bisa dilakukan pengembangan perikanan budidaya di Indonesia,” ucapnya.
Menyangkut penggunaan ahli penangkapan ikan luar negeri (fishing master)di kapal perikanan berbendera Indonesia tidak perlu terlalu di permasalahkan selama ikan didaratkan di Pelabuhan Pangkalan. Hal ini juga bisa memberikan multiplier effect kepada ekonomi lokal mulai dari usaha bongkar muat, prosesing, penyediaan logistik supply hasil pertanian/ perkebunan ke atas kapal.
“PT SIS sumber daya nasional sebagai aset ekonomi harus diperkenalkan karena harus didukung sebagai penggerak ekonomi di Kota Tual dan Kab. Maluku Tenggara,” jelasnya.
Turut mendampingi Jokowi yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Perikanan dan Kelautan Sakti Wahyu Trenggono, pengusaha nasional Tomy Winata, Gubernur Maluku Murad Ismail, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin, dan Wali Kota Tual Adam Rahayaan.
Kehadiran PT. SIS sebagai salah satu perikanan terbesar di Kawasan Timur Indonesia, menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Kota Tual khususnya mensejaterahkan para nelayan tradisional, dalam rangka meningkatkan taraf hidup keluarga dan membangkitkan perekonomian.
PT SIS memiliki nelayan binaan sebagai pemasok ikan ke pabrik. Bagi nelayan mitra ini sangat menguntungkan nelayan karena sudah ada pasar yang menyerapnya.
PT SIS sudah sering bermitra dengan berbagai pihak. Sebut saja dengan Kodam XVI Pattimura yang pada awal 2022 dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan pada sektor perikanan. Kodam XVI Pattimura menggandeng PT SISÂ untuk bekerja sama, guna mengatasi masalah yang selama ini dihadapi nelayan di wilayah Tual, dengan membeli dan menampung seluruh hasil tangkapan para nelayan.
Kerja sama ini karena PT SIS memiliki sarana dan prasarana yang memadai, untuk itu Kodam mengajak kerja sama untuk membantu para nelayan yang ada di Tual. Diharapkan dengan berjalannya program ini, semakin banyak nelayan dapat meningkatkan taraf ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.red
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News