KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
TANJUNGBALAI I Sumut24.co Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis meminta seluruh pengurus PKK terus menjalankan Program Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman atau Hatinya PKK. Dengan harapan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis saat melakukan monitoring di Pendopo Rumah Dinas Walikota Tanjungbalai, Kota Tanjungbalai, Rabu (7/9). Program hatinya PKK antara lain memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman kebutuhan pokok. Sehingga masyarakat bisa secara mandiri mendapatkan kebutuhan pangannya.
“Kita mengalami inflasi, harga cabai dan bawang naik, apabila ibu-ibu melaksanakan program Hatinya PKK, mau naik berapa pun harga cabai, tidak terlalu berpengaruh, karena ibu sudah punya masing-masing di rumah. Apabila harga harga cabai, bawang dan lainnya mahal, ibu punya ketahanan pangan sendiri, ” kata Nawal.
Karena itu, program hatinya PKK harus dilaksanakan secara optimal, jangan hanya ala kadarnya saja. Atau jangan saat ada kunjungan dari tim monitoring saja. “Jadi ibu-ibu, setelah tim monitoring menilai, tetap jalanlan Hatinya PKK,” ujar Nawal.
Nawal juga berpesan kepada para ibu yang memiliki usaha agar memanfaatkan teknologi digital yang saat ini sudah banyak berkembang. Hal itu dilakukan untuk membantu memperluas pasar penjualan produk. Nawal berjanji akan membuat pelatihan digital apabila diperlukan.
“Kalau ibu-ibu belum pernah dilatih memasarkan barang secara digital, nanti akan saya minta Dinas Koperasi dan UKM memberikan latihan kepada ibu-ibu, sehingga ibu ibu tidak gaptek dan bisa menjual produk ke seluruh Sumut bahkan nasional, ” ujar Nawal.
Walikota Tanjungbalai Waris Thalib menyampaikan harapannya agar PKK dapat berperan dalam mengantisipasi kenaikan inflasi, antara lain melalui pemanfaatan pekarangan rumah dengan menanam tanaman ketahanan pangan.
“Paling tidak menanam bawang, cabai, sayuran di pekarangan. Kami di Tanjungbalai memang sedang mengadakan program memberikan bantuan bibit tanaman yang bisa dimanfaatkan di pekarangan rumah sebagai antisipasi inflasi ini, ” ujar Waris.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Plt Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai Fatiah Haitami, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Suherman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Hendra Dermawan Siregar dan pengurus PKK se-Tanjungbalai.red
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News