KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Medan I Sumut24.co PBAK adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh UIN SU Medan disetiap penerimaan mahasiswa baru untuk memperkenalkan suasana kampus maupun akademik seperti yang dilaksanakan pada hari rabu tgl 31 agustus di seluruh kawasan fakultas UIN SU Medan. namun acara yang sangat penting itu di coreng oleh kejadian yang kurang elok di pandang mata dimana terjadi kericuhan antara mahasiswa senior yang terlibat dengan kepanitian PBAK dalam pengenalan organisasi ekstra kampus, hal tersebut pun mengundang Komentar dari Fakih Hasibuan selaku sekjen DEMA FUSI UIN SU
Baca Juga:
Menurutnya kejadian tersebut berawal dari pengenalan organisasi ekstra kampus pada saat itu organisasi ekstra kampus yaitu himpunan mahasiswa indonesia (HMI) memperkenalkan organisasi mereka dihadapan mahasiswa baru namun disaat waktu yang bersamaan terdengarlah kumandang adzan ashar dari mesjid, kelompok organisasi PMII mengingatkan bahwa adzan sudah dikumandangkan dan mecoba mengajak kader HMI dan organisasi lainnya untuk sholat berjamaah dan acara pengenalan organisasi ekstra kampus untuk di rehat sejenak, namun kejadian yang tak disangka sangka pun terjadi tiba tiba kelompok organisasi HMI tidak terima dengan ajakan dari organisasi PMII tersebut, sehingga terjadi pengeroyokan kader PMII yang berdiri di dekat podium, aksi Pemukulan dan kejar kejaran pun terjadi saat kericuhan.
Kejadian tersebut mengganggu suasana PBAK di kawasan MABA FUSI yang kebetulan memang kedua fakultas itu berdekatan. Sehingga fakih menyayangkan kericuhan tersebut apalagi ada tiga orang MABA jadi korban yang berasal dari fakultas fusi dimana salah satunya mengalami patah tulang.
Sangat disayangkan sikap rekan rekan mahasiswa di FSH yang seharusnya di moment ini kita dapat memberikan contoh yang baik bagi adek adek mahasiswa baru malah di coreng oleh sikap arogansi kawan kawan dari FSH yang merugikan bagi kami di fakultas ushuluddin dan studi islam “ujar fakih hasibuan ”
Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk junior kami yang MABA di FUSI sehingga nanti mereka optimis untuk menggapai impian mereka setelah tamat kuliah, akan tetapi usaha kami di bayar dengan pertunjukkan fakultas lain yang tidak mencerminkan sebagai mahasiswa apa lagi mereka sudah senior tidak selayaknya lagi berbuat begitu”sambung fakih”
Saya minta kepada rektor UIN SU harus mengambil tindakan dan sikap tegas terhadap kejadian ini agar kedepan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, karena ini adalah hal yang sangat memalukan dan tidak bisa dianggap sepele sehingga berlalu seperti itu saja, apalagi bagi kami dari fakultas ushuluddin yang sudah berusaha memberikan contoh yang baik bagi adek adek kami yang MABA malah di coreng oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab dari fakultas tetangga, tutup fakih terhadap awak media.red2
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News