Kamis, 15 Oktober 2026

Antisipasi Ancaman Krisis Pangan, Gubernur Edy Rahmayadi Serukan Seluruh ASN Tanam Cabai di Pekarangan

Administrator - Sabtu, 03 September 2022 01:26 WIB
Antisipasi Ancaman Krisis Pangan, Gubernur Edy Rahmayadi Serukan  Seluruh ASN Tanam Cabai di Pekarangan

MEDAN I Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memerintahkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mempersiapkan tanaman cabai merah dan cabai rawit di pekarangan atau halaman rumah masing-masing, sedikitnya 10 polybag. Hal itu dalam rangka mengantisipasi kemungkinan krisis pangan yang diprediksi berbagai pihak.

Baca Juga:

“Saya tadi pagi sudah memerintahkan kepada eselon II, para asisten, staf ahli dan juga Sekda. Seluruh ASN di rumahnya harus ada polybag-polybag minimal 10 buah, untuk menanam cabai merah dan cabai rawit,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi dalam sambutannya di acara Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemprov Sumut, Jumat (2/9), di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan.

Beberapa prediksi, lanjut Gubernur, seperti dari Bank Indonesia dan para ekonom, bahwa pada periode November-Desember 2022, kemungkinan akan terjadi krisis pangan. Di antaranya seperti kekurangan pasokan bawang merah, cabai merah dan cabai rawit.

“Untuk itu, TNI Polri juga akan saya sampaikan. ASN, semuanya saya minta lakukan ini, awasi. Dan pastikan kalian semua melakukannya dengan serius. Kalian rawat, dan tiga bulan yang akan datang pada saat orang kesusahan bahan pokok yang saya sebutkan tadi, sudah ada di rumah kalian,” kata Gubernur di hadapan 123 pejabat yang dilantik, serta para undangan dan pimpinan OPD.

Dengan langkah itu, lanjut Gubernur, para ASN tidak membebani kepentingan kebutuhan rakyat. “Syukur-syukur rakyat juga ikut melakuan hal yang sama. Karena dengan krisis pangan ini, langsung menyulitkan kita,” katanya.

Baginya, gerakan menanam tanaman pangan di pekarangan secara bersama, akan dapat meringankan kondisi yang ada. Terlebih lagi dengan kemungkinan naiknya harga energi dan bahan bakar, akan mempengaruhi semua sektor.

“Waspada kita, dan terus ingatkan anak-anak kita, masyarakat, untuk kita tetap tawakal, tawadu, jujur, benar, berani, tulus dan ikhlas,” sebutnya.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16–21 Oktober 2026
Kabut Asap Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
Galian C Tanpa Izin di Setia Janji Tetap Beroperasi, Sudah Ditegur DLH. Warga Desak Penindakan Tegas dan Penutupan Paksa
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
komentar
beritaTerbaru