KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Panyabungan,Sumut24.co Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menanda-tangani naskah serah terima pengelolaan sementara Pasarbaru Panyabungan dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara (Sumut) di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sumatera Utara, Selasa (30/8/22) sore.
Baca Juga:
Penandatanganan tersebut dihadiri Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, Kepala BPPW Sumut Syafriel Tansier, Sekda Madina Gozali Pulungan, Asisten I Alamulhaq Daulay, Kadis Perdagangan Madina Jhon Ambriadi, Kadis PUPR Madina Rully Andriadi, dan Plt. Kaban DPPKAD Sahnan Pasaribu.
Serah terima pengelolaan sementara Pasarbaru Panyabungan ditanda-tangani oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution dan Kepala BPPW Sumut Syafriel Tansier.
Dalam kesempatan itu, Syafriel Tansier meminta Pemkab Madina segera mengelola dan memanfaatkan bangunan Pasarbaru Panyabungan.
“Dalam proses pembangunan, ada perubahan sehingga anggaran berubah, ditambah ada kendala pematangan lahan,” kata Syafriel.
Syafriel juga mengungkapkan, ada beberapa fasilitas Pasarbaru Panyabungan yang belum selesai. Di antaranya pagar, landscape, alarm kebakaran, dan saluran arus listrik dari PLN.
“Untuk pagar dan landscape, kami mendorong anggarannya dialokasikan tahun ini,” katanya. Untuk aliran air, Syafriel memastikan pengerjaannya telah rampung dan air dapat mengalir hingga ke lantai empat.
“Hanya saja, sampai hari ini kami belum menyambungkan suplai listrik dari PLN, karena belum ada kepastian waktu mulai kapan pasar ini bisa dimanfaatkan (dioperasikan). Kalau sudah pasti, kami minta waktu dua sampai tiga hari untuk pemasangan sambungan listrik,” lanjutnya.
Sementara Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengingatkan kepada pengelola pasar untuk memperhatikan permasalahan alarm kebakaran. Menurut dia, pengunjung dan pedagang yang merokok akan berpotensi merusak alarm kebakaran tersebut.
“Kemudian, persoalan teknologi untuk mendeteksi kebakaran. Masyarakat kita yang merokok harus kita awasi. Sebab, di pasar sudah tidak bisa merokok, itu bisa saja nanti merusak. Alarm kebakaran itu dibuat biar pasar aman, jangan malah dirusak,” kata Sukhairi. #MadinaBersyukurMadinaBerbenah
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News