Minggu, 28 Juni 2026

Pemkab Madina & BPPW Sumut Serah Terima Pengelolaan Sementara Pasar Baru Panyabungan

Administrator - Rabu, 31 Agustus 2022 07:35 WIB
Pemkab Madina & BPPW Sumut Serah Terima Pengelolaan Sementara Pasar Baru Panyabungan

Panyabungan,Sumut24.co Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menanda-tangani naskah serah terima pengelolaan sementara Pasarbaru Panyabungan dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Utara (Sumut) di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sumatera Utara, Selasa (30/8/22) sore.

Baca Juga:

Penandatanganan tersebut dihadiri Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, Kepala BPPW Sumut Syafriel Tansier, Sekda Madina Gozali Pulungan, Asisten I Alamulhaq Daulay, Kadis Perdagangan Madina Jhon Ambriadi, Kadis PUPR Madina Rully Andriadi, dan Plt. Kaban DPPKAD Sahnan Pasaribu.

Serah terima pengelolaan sementara Pasarbaru Panyabungan ditanda-tangani oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution dan Kepala BPPW Sumut Syafriel Tansier.

Dalam kesempatan itu, Syafriel Tansier meminta Pemkab Madina segera mengelola dan memanfaatkan bangunan Pasarbaru Panyabungan.

“Dalam proses pembangunan, ada perubahan sehingga anggaran berubah, ditambah ada kendala pematangan lahan,” kata Syafriel.

Syafriel juga mengungkapkan, ada beberapa fasilitas Pasarbaru Panyabungan yang belum selesai. Di antaranya pagar, landscape, alarm kebakaran, dan saluran arus listrik dari PLN.

“Untuk pagar dan landscape, kami mendorong anggarannya dialokasikan tahun ini,” katanya. Untuk aliran air, Syafriel memastikan pengerjaannya telah rampung dan air dapat mengalir hingga ke lantai empat.

“Hanya saja, sampai hari ini kami belum menyambungkan suplai listrik dari PLN, karena belum ada kepastian waktu mulai kapan pasar ini bisa dimanfaatkan (dioperasikan). Kalau sudah pasti, kami minta waktu dua sampai tiga hari untuk pemasangan sambungan listrik,” lanjutnya.

Sementara Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengingatkan kepada pengelola pasar untuk memperhatikan permasalahan alarm kebakaran. Menurut dia, pengunjung dan pedagang yang merokok akan berpotensi merusak alarm kebakaran tersebut.

“Kemudian, persoalan teknologi untuk mendeteksi kebakaran. Masyarakat kita yang merokok harus kita awasi. Sebab, di pasar sudah tidak bisa merokok, itu bisa saja nanti merusak. Alarm kebakaran itu dibuat biar pasar aman, jangan malah dirusak,” kata Sukhairi. #MadinaBersyukurMadinaBerbenah

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pdt Mangara Sinamo,M.Th Resmi Dilantik  Jadi Bishop GKPPD Masa Bakti Tahun 2026-2031
Pdt Mangara Sinamo,M.Th Resmi Dilantik  Jadi Bishop GKPPD Masa Bakti Tahun 2026-2031
UNIQLO KIDS, Pilihan Nikita Willy & Issa: Rekomendasi Pakaian Anak yang Nyaman untuk Keseharian Si Kecil
IKAFEBUSU Sukses Gelar Leadership Bootcamp 2026, Siapkan Pemimpin Muda Adaptif
CAFE ONTHELL Binjai, Destinasi Nongkrong Asri Yang Wajib Dikunjungi Bersama Keluarga dan Sahabat
Polri untuk Masyarakat! Ratusan Peserta Meriahkan Fun Run 8K Hari Bhayangkara ke-80 di Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru