KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Panyabungan,Sumut24.co Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution kembali menyoroti masalah lingkungan hidup. Kali ini Sukhairi meminta para camat proaktif membenahi lingkungan di wilayah masing-masing.
Baca Juga:
Sukhairi menyampaikan hal itu saat mimimpin rapat evaluasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (29/8/22).
“Mengenai lingkungan hidup, saya harap semua camat memperhatiakan masalah lingkungan, apalagi di perkantoran. Saya melihat belum ada perubahan yang signifikan” kata Sukhairi.
Sukhairi mengingatkan tagline Madina, yakni Madina bersyukur, Madina berbenah. Untuk itu, dia meminta para camat cepat bergerak untuk perubahan yang lebih baik.
“Berbenah, segera lakukan pembenahan,” tegas Sukhairi.
Sukhairi juga menyoroti masalah penanganan sampah yang kerap menumpuk di tempat pembuangan sementara, sehingga menggangu kenyamanan dan keindahan kota.
“Kita melarang masyarakat jangan buang sampah sembarang, tapi kita tidak sediakan tempat pembuangannya,†katanya.
Akibatnya, kata Sukhairi, masyarakat membuang sampah ke sungai sehingga tercemar.
“Lihat sungai kita tercemar sampah. Saya minta kepada camat yang kecamatannya memiliki lintasan sungai agar memperhatikan (masalah sampah) itu,” ujar Sukhairi.
Kader PKB ini kembali menegaskan bahwa tolak ukur karakter suatu daerah juga dinilai dari kinerja para camat.
Sukhairi juga menyinggung beberapa program yang saat ini digencarkan Pemkab Madina, seperti Perbup Zakat, Perbup Salat Subuh bagi pelajar SD dan SMP, program pemulihan lingkungan hidup, dan penurunan angka stunting.
Sementara Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyoroti kesejahteraan masyarakat nelayan di Kecamatan Batahan dan Kecamatan Muara Batang Gadis.
Untuk membantu nelayan di dua kecamatan itu, kata Atika, perlu dikaji subsidinya apakah bersumber dari APBN atau subsidi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan atau Kementerian Koperasi dan UMKM.
“Memang kita (Pemkab) tidak punya kewenangan masalah laut, tapi kita juga jangan melepas nelayan kita begitu saja,” katanya.
Rapat tersebut juga dihadiri Asisten I Alamulhaq Daulay, Kadis PUPR Madina Rully Anriadi, Kadis Lingkungan Hidup Madina Khairul, Kadis PMD Madina Muksin Nasution, dan para Camat se-Kabupaten Madina. #MadinaBersyukurMadinaBerbenah
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News