Rabu, 01 Juli 2026

Lewat “Bubur Anjeli”, Sergai Diganjar Penghargaan Dari BKKBN

Administrator - Kamis, 07 Juli 2022 13:27 WIB
Lewat “Bubur Anjeli”, Sergai Diganjar Penghargaan Dari BKKBN

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Dalam perhelatan Webinar, Dialog dan Apresiasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (6/7/2022), Kampung KB Desa Pon Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menjuarai kompetisi menu sarapan bergizi berupa “ Bubur Anjeli “ (Anak Jelas Suka Sekali) melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) tahun 2022.

Kegiatan diwarnai dengan Webinar berupa penguatan kelembagaan, koordinasi antar OPD dan stakeholder melalui tim percepatan penurunan stunting, kemudian dialog juga dilakukan secara langsung dan daring bersama Tim Penggerak (TP) PKK serta apresiasi kepada pemenang lomba program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, usai mengukuti kegiatan menyampaikan jika keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan komitmen Pemkab Sergai dalam menurunkan angka stunting.

“ Pemkab Sergai terus melakukan sosialisasi terkait informasi stunting melalui berbagai media juga Posyandu. Selain itu juga dilakukan penyerahan makanan bagi balita dan ibu hamil, pemberian albumin dan melakukan pelatihan bagi seluruh kader dalam mengolah makanan menjadi lebih bergizi,” ujarnya.

Ia pun berharap pencapaian yang didapat ini tak menjadikan jajarannya lekas puas diri, akan tetapi akan menjadi cambuk semangat sehingga dapat bekerja lebih baik lagi dalam menurunkan stunting dan menjadikan anak-anak generasi penerus di Tanah Bertuah Negeri Beradat lebih sehat dan berizi, pungkas Rosmaida.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wagubsu Musa Rajekshah yang menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kerja sama antar seluruh pemerintah dalam menekan angka stunting khususnya di Sumut dan saat ini prevalensinya masih menyentuh angka 25,7% sebagai upaya menyiapkan SDM dalam pembangunan Indonesia yang lebih baik, ujarnya sembari mengucapkan terima kasih kepada Kepala BKKBN yang telah berkunjung ke beberapa daerah di Sumut untuk melakukan sosialisasi penurunan angka stunting.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam kesempatan itu menyampaikan jika berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, maka percepatan penurunan stunting harus menjadi perhatian utama oleh seluruh pemangku kepentingan. Hasto menyebut jika stunting menjadi ancaman kualitas generasi muda kita dan juga kualitas bangsa kita ke depan. Oleh karenanya sudah menjadi tugas kita bersama untuk menuntaskan stunting ini, tandasnya.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tanpa Izin dan Tanpa Tempat Penyimpanan, Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Asahan Terancam Pidana, Diminta Penegak Hukum Turun Tangan
Sambut Tim Pemantau TP PKK Provinsi, Kabupaten Asahan Tampilkan Prestasi dan Kekuatan Program di Tingkat Desa
1.266 Hektar HTR di Asahan Disulap Jadi Kebun Sawit, Ketua Koperasi Tani Mandiri Bantah Jual Beli Lahan, Ratusan Hektar Milik R Sinaga
BNCT Apresiasi Kontribusi CMA dalam Mendukung Pertumbuhan Arus Peti Kemas di Belawan
Penyambutan di Kualanamu Jadi Simbol Penguatan Hubungan LMP Sumut dan Sulawesi Selatan
BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
komentar
beritaTerbaru