Sabtu, 17 Oktober 2026

Kunjungi Penderita Stunting di Madina, Ketua TP PKK Sumut Bagi Makanan Bergizi.

Administrator - Rabu, 15 Juni 2022 15:19 WIB
Kunjungi Penderita Stunting di Madina, Ketua TP PKK Sumut Bagi Makanan Bergizi.

Panyabungan,Sumut24.co Ketua TP PKK Sumatera Utara (Sumut) Ny. Nawal Lubis memberikan makanan bergizi kepada penderita stunting atau gagal tumbuh akibat kurang gizi di Bagas Godang, Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (15/5/22).

Baca Juga:

Pemberian makanan bergizi itu dihadiri Ketua TP PKK Madina Ny. Eli Mahani, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi, Kadis Kesehatan Sumut drg. Ismail Lubis, Kadis Kesehatan Madina dr. Syarifuddin Nasution, dan anggota TP PKK lainnya.

Ketua TP PKK Sumut Ny. Nawal Lubis berharap di setiap desa harus memiliki pendamping agar orangtua yang malas membawa anak ke posyandu terhindar dari gagal tumbuh akibat gizi yang buruk.

“Saya berharap anggota PKK desa ikut membantu petugas-petugas sehingga jika ada ibu-ibu misalnya yang malas ke posyandu atau yang lainnya mereka bisa tetap bergerak,” kata Nawal.

Dengan begitu, kata Nawal orangtua tetap bisa memeriksa kondisi anak ke posyandu setiap bulannya. Dengan begitu, stunting dapat berkurang dengan cepat.

“Disini ada kriteria baru yang dilakukan oleh pusat bahwa sanitasi itu termasuk menjadi salah satu indikator untuk stunting. Kita tahu bersama, kita tidak bisa berdiri, sanitasi di Madina itu sangat tidak baik,” lanjutnya.

Nawal mencontohkan kebiasaan masyarakat Madina yang sering membuang kotoran di sungai dan hal tersebut berpengaruh kepada kesehatan masyarakat.

“Kami telah berkoordinasi dengan Ketua PKK, semuanya untuk kita, jika sama-sama kita bisa melakukan sanitasi yang lebih baik lagi,” kata Nawal.

Selain itu, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan pada Februari 2022 telah membentuk tim percepatan penurunan stunting. Selain itu, telah dibentuk juga tim korektor untuk mengoreksi data.

“Pengambilan sampelnya itu semacam big point tidak menyeluruh di seluruh Madina. Kita bekerja dua arah yang pertama penurunan stunting, yang kedua untuk mengoreksi data, fokus utama kita adalah penurunan,” kata Atika.

Penurunan stunting, kata Atika terus dipelajari bagaimana perubahannya. “Hari ini kita di informasikan bahwa ada indikator baru, yaitu sanitasi, hari ini masyarakat merasakan kehadiran pemerintah terhadap pertumbuhan anak-anak kita,” lanjutnya.

Atika menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan disiplin dalam bersanitasi. Pemerintah Daerah Madina akan terus berupaya membangun sarana sanitasi yang layak untuk menurunkan angka stunting di Madina.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Sebagian Besar Sudah Bekerja dan Berwirausaha
Antisipasi Dampak Kabut Asap di Medan, DPRD Minta Sinergi Lintas Instansi dan Kesiapan PJJ
komentar
beritaTerbaru