Rabu, 30 September 2026

Erry: Tahun Depan Seluruh Pengungsi Sinabung Tempati Rumah

Administrator - Senin, 07 November 2016 08:15 WIB
Erry: Tahun Depan Seluruh Pengungsi Sinabung Tempati Rumah

KABANJAHE | SUMUT24

Baca Juga:

Gubenur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menargetkan paling lama kwartal pertama tahun 2017 seluruh pengungsi erupsi gunung Sinabung tidak ada lagi yang berada di posko pengungsian. Semua pengungsi, menurut Errry sudah harus mendapat tempat tinggal baik itu berupa hunian sementara (huntara) atau hunian tetap. Hal itu ditegaskan Erry dalam kunjungannya ke Posko Pengungsian di Jalan Kiras Bangun Kecamatan Simpang Empat, Kabanjahe  Kamis (3/11).

Gubsu didampingi Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Corry Sebayang, Ketua TP PKK Evi Diana Erry Nuradi dan beserta istri Kapolda dan istri Pangdam I/BB.

Gubsu Erry Nuradi meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Karo dan pihak terkait dapat segera merealisasikan pemindahan para pengungsi yang sudah menderita bertahun-tahun hidup di posko pengungsian.

“Pemerintah pusat sudah menyediakan anggarannya, tinggal daerah yang mengatur pelaksanaannya. Saya harap Pemda dapat dengan sebaiknya dan sesegera mungkin memindahkan para pengungsi ke huntara atau hunian tetap,” ujar Erry.

Saat ini jumlah desa yang ada di Posko Pengungsian sebanyak sembilan desa atau 1.682 kk yang tersebar di 9 titik Posko pengungsian yang disiapkan oleh Pemkab Karo.

“Masih cukup banyak pengungsi yang ada di tempat penampungan kita berHuharap  segera dibangun hutara dan hunian  tetap. Informasi yang kita dapat dalam minggu ini Huntara akan dikirim oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan akan segera dibangun,” kata Erry.

Dia meminta paling lama Kuartal pertama 2017 semua pengungsi harus sudah ada di huntara hunian tetap. Menurut Erry Badan Nasional Penanggulangan Bencana akan bekerjasama dengan Kemen PU Pera untuk penyediaan Huntara. “Saya terima informasi dalam minggu ini Huntara dikirim dan akan dibangun. Kita harapkan sampai bulan Desember, Huntara sudah jadi,” kata Erry.

Sementara Pangdam I/BB meminta Pemkab melakukan percepatan penyediaan lokasi Huntara dan Hunian tetap. “Yang terpenting relokasi harus mengikuti kearifan local. Daya tamping harus disesuaikan dengan kondisi, jangan dipaksakan sehingga mengganggu ketentaraman masyarakat yang ada di lokasi,” tegas Lodewyk.

Dalam kesempatan itu, Gubsu didampingin unsure FKPD menyerahkan secara simbolis bantuan sandang dan pangan kepada pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung warga Desa Kuta Tengah yang menempati Posko Pengungsi di Jalan Kiras Bangun Kecamatan Simpang Empat. Kepala Dinas Sosial Sumut Rajali , S.Sos menjelaskan bantuan yang diberikan berupa Ikan kaleng sarden 7.000 pax, 2.000 pax kecap, 1.000 pax minyak goreng, 600 alas tempat tidus dan 600 selimut.

Gubsu berpesan tiga hal kepada para pengungsi yaitu jangan mencoba menerobos zona merah atau zona larangan di bawah radius 5 km dari kawah. Kedua, selama di pengungsian harus menjaga kekompakan dan kebersihan agar terhindar dari berjangkitnya penyakit. Dan ketiga, tetap melakukan aktivitas sebagaiamana biasa, seperti anak-anak harus tetap bersekolah. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Teguh Santosa: Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima
HUT Propam Polri ke-24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba
Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH
Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air
Triwulan III Penerimaan Zakat Meningkat Signifikan, Wagub Sumut Harap Baznas Ikut Dampingi Mustahik
Rencana Mau Kabur ke Palembang!!! Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&B Diberi Tindakan Tegas Terukur
komentar
beritaTerbaru