Perkuat Konsolidasi, Pendawa Sumut Perkenalkan Pengurus dan Siap Gas Program Sosial
Perkuat Konsolidasi, Pendawa Sumut Perkenalkan Pengurus dan Siap Gas Program Sosial
News
Baca Juga:
ASAHAN l SUMUT24.co
Masyarakat Sei Nadoras, Kecamatan B.P Mandoge, Kabupaten Asahan kecewa dengan adanya pembangunan Jembatan yang dikerjakan PT Cleosa Cikal Futuristik bersumber DID Kab.Asahan, sebesar Rp1.469.997.888,05. yang tidak berfungsi atau tidak bisa dilalui disebabkan diduga pekerjaannya belum selesai.
Dunan Herver Sianturi (36) penduduk setempat yang juga merupakan Ketua Ranting di salah satu Ormas kepada awak Media saat dikonfirmasi awak media ini, Jum’at (11/03/2022) menyampaikan, bahwa ada dua titik Jembatan yang dibangun di satu lokasi yang bersebelahan dengan anggaran Rp 1.4 Milyar lebih, tetapi sampai batas tanggal selesai pekerjaan Jembatan tersebut tidak bisa dilalui angkutan apalagi yang bermuatan.
“Kita menduga bahwa pembangunan jembatan itu tidak sesuai aturan atau bestek, sebab Jembatan tersebut sampai sekarang tidak bisa dilalui angkutan apalagi yang bermuatan, dan kita menduga pembangunan jembatan belum selesai dikerjakan namun sampai sekarang pihak dari dinas terkait tidak ada perduli, mungkin ini pekerjaan atau jatah proyek petinggi sehingga dibiarkan mangkrak seperti ini”, ucap Dunan Sianturi.
Masih kata Dunan Sianturi, beliau berharap Bapak Bupati Asahan, H.Surya, B.Sc untuk memberi teguran kepada Dinas PU&PR supaya benar benar memberikan pekerjaan kepada rekanan yang profesional agar tidak sia sia uang Negara.
“Jangan kerjaan ini ‘asal bos senang’, Saya minta pihak penegak hukum untuk segera memanggil dan menindak pemenang proyek pembangunan jembatan yang menelan anggaran 1.4 Milyar, karena ini jelas jelas merugikan negara.”, harap Dunan Sianturi.
Pantauan Awak Media ini dilokasi Pembangunan Jembatan yang Mangkrak, bagaimana kondisi jembatan yang memang terlihat aneh, mengingat kondisi jalan yang selama ini adalah rata namun jembatan dibangun dengan model tanjakan yang lumayan terjal, selain menanjak jembatan yang baru selesai dibangun tetapi sudah pecah sehingga tidak mungkin jembatan tersebut untuk dilalui oleh mobil khususnya truk pengangkut TBS kelapa sawit.
Alhasil hanya roda dua saja yang bisa melalui Jembatan itu, sementara truk pengangkut TBS kelapa sawit harus lewat dari rendahan (bawah jembatan) untuk menuju ke sebrang, tentunya hal ini membuat kecewa para pengguna jalan pengangkut TBS yang selalu melintasi jalan tersebut, dengan kondisi seperti itu tentunya masyarakat sekitar dan seluruh pengguna jalan lintas Silau Jawa merasa kecewa dengan pembangunan Jembatan yang diduga 50% selesainya. (tec)
Perkuat Konsolidasi, Pendawa Sumut Perkenalkan Pengurus dan Siap Gas Program Sosial
News
Kredit BTN Rp629,8 Miliar Diusut Polri, Siapa Bertanggung Jawab? Telusuri Aliran Dana hingga ke Akar
News
sumut24.co PADANG LAWAS, PTPN IV Regional 2 menegaskan status hukum lahan seluas 65 hektare yang berada di Afdeling 8 Kebun Sosa, Kabupaten
News
Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di MedanMedansumut24.co Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara me
Umum
Gempur Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
News
Pererat SilahturahmiKajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend
kota
PGRI Dan Bunda Guru Pasaman Barat Serahkan Bantuan Bagi Korban Galodo
News
Jakarta Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke11 PT Kereta Cepat Indonesia
News
BANDA ACEH Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh, dan Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Multimedi
News
MEDAN, SUMUT24.CO DPW Pendawa Sumatera Utara akan menggelar silaturahmi dan perkenalan pengurus pada Minggu (18/10/2026), pukul 14.00 WIB, d
Info