Minggu, 18 Oktober 2026

Walikota PSP Irsan Efendi Nasution Hadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (Ran Pasti)

Administrator - Rabu, 09 Maret 2022 11:03 WIB
Walikota PSP Irsan Efendi Nasution Hadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (Ran Pasti)

 

Baca Juga:

P Sidempuan I Sumut24.co

Walikota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution SH didampingi Kadis Kesehatan Sofyan Subri, Kadis Daldul & KB Mara Gongna Harahap, Kaban Bapelitbang M Yusar Nasution hadiri Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (Ran Pasti) Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, Medan 9 Maret 2022.

Sosialisasi Ran Pasti ini secara langsung dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan BKKBN Sumut ini sebagai upaya memastikan komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka kekerdilan di Sumatera Utara.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo  mengatakan ada beberapa pertimbangan pihaknya melakukan sosialisasi RAN Pasti di Sumut, di antaranya jumlah warga setempat cukup besar, selain Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur.

“Kalau kita menyasar pada provinsi yang penduduknya besar, maka insyaallah menjadi menjadi patron secara nasional. Jika Sumut ini turun dalam hal penurunan angka ‘stunting’ (kekerdilan), maka secara nasional akan turun,” katanya.

Ia mengharapkan dalam sosialisasi tersebut disampaikan beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam upaya penurunan angka kekerdilan, seperti strategi dan skenario pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya penurunan kasus itu.

“Hari ini kami menyampaikan data, strategi dan anggaran serta tenaga pendamping. Itu perlu kita sampaikan kepada daerah dalam upaya menuju 14 persen penurunan angka ‘stunting’ secara nasional termasuk juga di Sumatera Utara,” katanya.

Ia mengatakan komitmen semua pemangku kepentingan untuk percepatan penurunan angka kekerdilan perlu mendapat dukungan maksimal dari semua pemerintah daerah.

Peran tim pendamping keluarga di daerah-daerah juga penting karena menjadi garda terdepan dalam program tersebut.

“Artinya sosialisasi ini penting mengingat BKKBN sedang memfinalisasi RAN Pasti dengan pendekatan keluarga berisiko ‘stunting’. RAN Pasti menjadi acuan dalam pelaksanaan percepatan penurunan ‘stunting’ bagi kementerian dan lembaga, pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya,” katanya.

Usai kegiatan pembukaan sosialisasi Ran Pasti Walikota Irsan mengatakan, acara tersebut dalam rangka menurunkan angka stunting. Sebagai tindak lanjutnya Walikota selaku Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang terdiri dari Dinas KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Bappeda dan TP PKK meminta keempat lembaga tersebut untuk segera melakukan aksi.

“Jadi empat lembaga ini yang akan bergerak ke desa-desa maupun kelurahan untuk melakukan penekanan agar stunting dapat dicegah,” tambah Wako Irsan.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Aktivis 98 Kritik Prabowo soal Karhutla: Pemilik Perusahaan Belum Tersentuh Hukum
Perkuat Konsolidasi, Pendawa Sumut Perkenalkan Pengurus dan Siap Gas Program Sosial
Kredit BTN Rp629,8 Miliar Diusut Polri, Siapa Bertanggung Jawab? Telusuri Aliran Dana hingga ke Akar
PTPN IV Regional 2 Tegaskan, 65 Hektare Lahan Kebun Sosa Sah Masuk HGU Hingga 2043
Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Medan
Gempur Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
komentar
beritaTerbaru