PBG dan Tata Ruang Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumut Geruduk Dinas Perkim Medan
sumut24.co MEDAN, Legalitas pembangunan sebuah bangunan di Jalan Asrama Pondok Kelapa Nomor 11, Sei Sekambing C, Kecamatan Medan Helvetia,
kota
Medan | Sumut24 Pasien berinisial MU, warga Kabupaten Langkat terpaksa dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik karena suspek (terduga) Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (Mers-CoV) sepulang dari menunaikan ibadah haji di tanah suci.
Baca Juga:
Informasi yang diterima, Selasa (20/9), wanita berusia 69 tahun itu, sempat berobat ke klinik haji di Arab Saudi mengalami demam dan batuk. Keesokan harinya, kondisi pasien sudah lemas dan hanya bisa terbaring di tempat tidur saja. Lalu, Senin (26/9), pasien mulai mengalami penurunan kesadaran dan dibawa ke RSU Djoelham Binjai dan keesokan harinya dirujuk ke RSUP H Adam Malik.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Drs Agustama Apt MKes membenarkan adanya salah seorang jemaah haji suspek Mers-CoV dan kini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit milik Kemenkes RI itu. “Ya, benar. Pasien kini masih dirawat di RS Adam Malik,” kata Agustama Kamis (29/9).
Selasa (27/9) kemarin, lanjut Agustama, sekira pukul 14.00 WIB, kondisi pasien mengalami penurunan kesadaran, sesak, dan demam hingga 40 derajat celcius. “Pasien didiagnosa suspek Mers CoV, penumonia, suspek TB Paru, sepsis (peradangan), dan DM tipe dua,” ujar Agustama.
Memasuki hari kedua pasien belum sadarkan diri. Kasubag Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M Saragih mengatakan hasil medis sesuai diagnosa yaitu pneumonia atau peradangan paru, Penyakit Paru Obstruktif kronis (PPOK), dan Diabetes Melitus (DM).
“Karena diagnosanya pneumonia dan adanya penyakit lain, maka tim medis tidak melakukan lagi pengambilan swab yang kedua dan ketiga. Biasanya diambil swab sampai dua atau tiga kali. Tapi, khusus pasien ini, kita hanya mengambil hanya sekali saja,” ujarnya.
Kondisi pasien saat ini, belum sadar, suhu panas badan 39,7 derajat celsius, tekanan darah 120/70. Penanganan pasien dirawat di ruang infeksius, dibawah pengontrolan dokter spesialis paru, dipasang NGT, oksigen.
“Informasi dari medis tadi, supaya pasien lebih mudah dimonitor ada indikasi dipindahkan ke ruangan HDU hari ini, dan si pasien tidak terindikasi Mers-CoV. Itu yang disampaikan dokter ahli paru kepada saya,” ungkap Sairi.
Sementara, pihak Dinas Kesehatan Sumut masih menunggu hasil spesimennya yang telah dikirimkan ke Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta. “Itukan masih diagnosa dari medis rumah sakit, yang pastinya kita masih menunggu hasil dari Balitbangkes Kemenkes,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Drs Agustama Apt MKes.
Hasil jawaban dari Balitbangkes Kemenkes itu lebih lanjut dikatakan Agustama, akan dikirimkan kembali ke Dinas Kesehatan Sumut, karena pihaknya yang mengirimkan ke pusat. “Hasil itu paling cepat diketahui dua minggu setelah dikirim karena itu ada melalui proses melihatnya,” pungkasnya. (W04)
sumut24.co MEDAN, Legalitas pembangunan sebuah bangunan di Jalan Asrama Pondok Kelapa Nomor 11, Sei Sekambing C, Kecamatan Medan Helvetia,
kota
Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
News
sumut24.co MEDAN, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang juga Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Golkar, Andar Amin Harahap, S.ST
News
MEDAN SUMUT24.CO Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Perumah
Info
Presiden Prabowo Lantik 14 Pejabat Baru, Muhammad Sarmuji Menteri Menteri Perindustrian
News
Andi Yuslim Patawari Bagai Air yang Terus Mengalir dan Api yang Tak Mau Padam
News
Melawan Lupa Ketika Sang Jenderal Besar Pernah Disingkirkan dari Panggung Kekuasaan
News
MAS TPI Medan Plus Keterampilan Cetak Siswa Siap Kerja dan Berkarakter
News
Gubernur Bobby Apresiasi Kafilah Sumut Tembus Lima Besar MTQ Nasional
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hari ini (01/10). Pering
News