Minggu, 18 Oktober 2026

PWI Sumut Terima Audiensi Serta Teken MoU dengan BMPSI dan PGSI Kota Medan

Administrator - Senin, 27 Desember 2021 12:17 WIB
PWI Sumut Terima Audiensi Serta Teken MoU dengan BMPSI dan PGSI Kota Medan

Medan I Sumut24.CO Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, H Farianda Putra Sinik SE menyatakan Pemerintah seharusnya memperhatikan nasib para guru swasta yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik didampingi Sekretaris S.R.Hamonangan Panggabean, S.Sos merespon audiensi Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta Indonesia (BMPSI) Kota Medan Muhammad Arif, SE, MM dan Ketua Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Kota Medan Partomuan Silitonga, ST, Senin (27/12/2021).

Setelah audiensi juga dilanjutkan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara BMPSI dengan PWI provinsi Sumatera. Farianda merespon keluh kesah BMPSI dan PGSI Kota Medan, berkaitan dengan nasib sekolah-sekolah swasta yang terancam tutup dan gulung tikar akibat gencarnya pembukaan sekolah-sekolah negeri baru di berbagai daerah. khususnya di Kota Medan.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta Indonesia (BMPSI) Kota Medan Muhammad Arif, SE, MM menandatangani MoU disaksikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Farianda Putra Sinik, SE didampingi Sekretaris S.R. Hamonangan Panggabean, S.Sos dan para pengurus yayasan dan Kepala sekolah Swasta di Kota Medan, Senin (27/12/2021).

“Pemerintah harus memperhatikan nasib para guru ini dengan cara membatasi pendirian Sekolah Negeri baru. Apalagi kita ketahui banyak sekolah negeri yang minim murid, kenapa harus bangun sekolah lagi,” ungkapnya.

“Berilah kesempatan kepada sekolah swasta untuk juga mendapatkan jatah murid agar jangan sampai tutup,” tambahnya. Sebelumnya, Ketua BMPSI Kota Medan Muhammad Arif, SE, MM menyampaikan tujuan audiensi untuk mempererat tali silaturahim sekaligus menawarkan kerjasama meningkatkan sumber daya manusia.

Arif juga mengungkapkan, sejumlah besar sekolah swasta di Koa Medan terancam tutup akibat kebijakan mendirikan sekolah negeri baru, diperparah dengan membuat dua shift belajar pagi dan siang untuk murid baru.

Dia menyebut, jika sekolah-sekolah swasta di Kota Medan tutup, diperkirakan berkisar 24.000 guru swasta bakal menganggur. Untuk itu, BMPSI dan PGSI Kota Medan meminta tolong kepada Pemko Medan dan Pemerintah Provinsi memperhatikan kekhawatiran sekolah-sekolah dan guru swasta.

Turut hadir sejumlah pengurus yayasan dan sekolah swasta, terdiri dari : Susmainu (Yayasan SMK Tritech), Asha Dewi Lubis ( Yayasan Asha Mandiri), Drs. Noralice Simbolon (Kepsek SMAS HKBP Sidorame) dan Triwahyuni, S.Sos (Yayasan Oerguruan Gajah Mada Mandiri).

Salah satu bentuk MoU adalah memberikan keringanan uang sekolah bagi anak-anak anggota PWI yang bersekolah di perguruan swasta dari mulai PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK sederajat. Kerjasama lainnya, mengadakan pendidikan muatan lokal belajar Ilmu jurnalistik bagi para anak didik tingkat SMA/SMK Swasta. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Konsolidasi, Pendawa Sumut Perkenalkan Pengurus dan Siap Gas Program Sosial
Kredit BTN Rp629,8 Miliar Diusut Polri, Siapa Bertanggung Jawab? Telusuri Aliran Dana hingga ke Akar
PTPN IV Regional 2 Tegaskan, 65 Hektare Lahan Kebun Sosa Sah Masuk HGU Hingga 2043
Gelar Aksi Sejuta Masker, FOZ Sumut Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Medan
Gempur Sarang Narkoba, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dan BNNK Ungkap Kasus Shabu di Pantai Labu
Pererat Silahturahmi Kajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend
komentar
beritaTerbaru