Senin, 06 Juli 2026

Sempat Viral, Inilah Sosok Ibu Menjadi Ibu Asuh Dari Anak Penjual Kerupuk 

Administrator - Selasa, 28 September 2021 09:15 WIB
Sempat Viral, Inilah Sosok Ibu Menjadi Ibu Asuh Dari Anak Penjual Kerupuk 

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co

Adrian anak penjual kerupuk kulit (jangek) pada sepekan yang lalu sempat viral videonya di media sosial. Dalam video tersebut Adrian mendapat tuduhan dari seorang pria yang menuduhnya tidak mengembalikan uang Rp. 100.000,- saat pria tersebut membeli dagangannya. Melihat si anak yang bingung karena merasa tidak melakukannya, spontan seorang ibu datang membela dan tak terima atas perlakuan itu. Sempat terjadi adu mulut, dan si ibu lalu mengganti uangnya sambil berkata keras mengusir pria tersebut.

Setelah kejadian itu, hubungan antara ibu dan anak penjual kerupuk ini berlanjut. Soriani Pohan (53) yang juga sebagai Kasubag Kepegawaian Disdik Kota Medan yang kini menjadi ibu asuh Adrian (12) datang mengunjungi sekolah Adrian SD Al Wasliyah yang berada di Jalan Bromo Gang Satun, Medan, (27/9).

Dimasa PPKM Adrian siswa kelas VI SD ini terpaksa harus membantu ekonomi keluarga dengan menjual kerupuk jangek. Adrian selalu mangkal di salah satu warung kuliner di kawasan Jalan Halat. Ibu Soriani yang kebetulan sedang makan di tempat tersebut, melihat seorang pria berkata kasar pada seorang anak lalu hati seorang ibu tak terima melihat perlakuan itu.

Ibu Soriani juga berkunjung kerumah Adrian di kawasan Jalan Denai Gang Mulajadi Medan untuk mengenal Adrian dan keluarganya lebih dekat. Pada kesempatan itu Ibu Soriani memberikan ponsel miliknya pada Adrian sebagai sarana pendukung untuk bisa belajar secara daring dan sejumlah uang tali asih.

Saat mengunjungi sekolah Ibu Soriani bertemu dengan Ibu Zahara Nasution Kepala Sekolah SD Al Wasliyah. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Soriani menemui wali kelas Adrian dan bertanya tentang perkembangan Adrian dalam menyerap pelajaran di sekolah, sebab Adrian lebih banyak menghabiskan waktu diluar rumah untuk berjualan. Adrian biasanya mulai berjualan pukul 16.00 – 22.00 setiap harinya. Menurut Wali Kelas, Adrian cukup cerdas bisa menyerap materi pelajaran dan pada semester ini Adrian bisa meraih ranking 10. Masalah kebutuhan Adrian untuk memenuhi biaya pendidikan Ibu Soriani mengatakan kepada Kepala Sekolah bahwa Ibu Soriani akan menanggung seluruh biaya pendidikan Adrian di sekolah tersebut dan meminta Ibu Zahara Nasution untuk tidak segan-segan menghubunginya bila ada biaya pendidikan Adrian yang harus segera dibayar.

“Saya merasa sangat senang dan bangga sekolah ini dikunjungi oleh ibu Soriani apalagi ibu ini termasuk salah seorang pejabat di Dinas Pendidikan Kota Medan, semoga sekolah kami bisa mendapat perhatian, karena saat ini kami sangat membutuhkan perangkat komputer untuk meningkatkan kemampuan anak agar tidak tertinggal ketika masuk ke sekolah lanjutan,” tutur ibu Zahara.

Menanggapi hal tersebut, “saya akan mendiskusikan hal ini pada Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan,” jawab Soriani.

Soriani Pohan juga memaparkan tentang program yang masih dirancangnya agar program tersebut bisa memudahkan anak, guru dan orang tua dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan sebuah aplikasi yang diberinya nama GuruEL (Guru Elektronik). Aplikasi GuruEL tersebut dirancang mudah dalam penggunaannya. Melalui aplikasi tersebut murid, guru dan orang tua bisa dilibatkan secara langsung dalam proses belajar dan mengajar, kelebihan lainnya aplikasi ini bisa digunakan secara offline, karena didalam aplikasi tersebut seluruh buku pelajaran ditingkat sekolah dasar dan menengah bisa di unduh, dengan demikian murid tidak perlu lagi membeli buku. Aplikasi ini diharapkan bisa membantu anak-anak seperti Adrian dan keluarga tidak mampu lainnya. Aplikasi tersebut bukan hanya dibutuhkan dimasa pendemi seperti sekarang ini, dalam situasi normal aplikasi ini sangat berguna bagi para siswa.

“Saya sudah menghubungi dan berdiskusi dengan beberapa ahli dibidang pembuatan aplikasi, saya berharap aplikasi ini bisa segera rampung dan diterapkan. Memang dibutuhkan anggaran yang cukup besar namun saya akan mendiskusikan hal tersebut lebih dahulu di internal Dinas Pendidikan, jika ada kesempatan saya juga akan memaparkannya pada Bapak Walikota Medan. Semuanya demi kemajuan dunia pendidikan khususnya di Kota Medan, semoga Allah melancarkan cita-cita ini,” terang Soriani.

Di akhir kesempatan, ibu Soriani berpesan kepada Adrian untuk sunguh-sungguh dalam belajar dan tak lupa berdoa serta beribadah agar kelak bisa menggapai cita-cita.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
Soal Tudingan Penganiayaan Terhadap Tersangka SH, Ini Penjelasan Kepala BNNK Deli Serdang
Satres Narkoba Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Vape Ilegal Internasional Disalah Satu Hotel di Medan
Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI
RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih dengan tek
komentar
beritaTerbaru