Rabu, 10 Juni 2026

BNN Tapsel Diminta Tingkatkan Penyuluhan Bahaya Narkoba

Administrator - Jumat, 29 Juli 2016 04:43 WIB
BNN Tapsel Diminta Tingkatkan Penyuluhan Bahaya Narkoba

Tapsel | Sumut24 DPD Satma AMPI Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) meminta kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Tapsel untuk terus memberikan bimbingan kepada siswa-siswa soal bahaya narkoba berupa penyuluhan. Ketua DPD Satma AMPI Tapanuli Selatan Khairul Arief menjelaskan, Rabu ( 27/7) kepada SUMUT24 dengan kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan BNN Tapsel selama ini merupakan upaya mencegah bahaya narkoba untuk tidak menjalar ke siswa-siswa yang merupakan langganan empuk mafia Narkoba. “Keprihatinan tersebut saya sampaikan karena saya mendengar langsung dari kalangan masyarakat yang ada di Kabupaten Tapsel soal bahaya narkoba yang sudah masuk lingkungan pada siswa-siswi , ucap Khairul. Sebagai masukan dan kritik membangun untuk BNN Tapsel dirinya meminta kepada Kepala BNN Tapsel untuk melakukan upaya pencegahan dini agar siswa-siswa jangan sampai mencobanya sebab akan dapat merusak masa depan. Kemudian, tambahnya, peran orang tua dan guru juga sangat penting untuk melakukan pengawasan terhadap siswanya. “Jangan pernah bosan untuk mengingatkan anak, kemudian ditekankan kegiatan bermanfaat seperti bimbingan belajar, dan sebagainya untuk yang positif, ujar Khairul.(BSP)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
DPRD Medan Apresiasi Kerja Keras Tim PLN Transmisi Pulihkan Listrik Sumut
BEI Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Perusahaan Tercatat Melalui Public Expose Live 2026
Nokia dan Indosat Ooredoo Hutchison Kolaborasi dalam Meningkatkan Jaringan 5G di Indonesia serta Hadirkan Layanan Berbasis AI
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
komentar
beritaTerbaru