Sibolga | SUMUT24
Terhitung sejak dua minggu terakhir ini kondisi semen di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, langka.
Dan puncaknya hari ini stok semen kosong di beberapa toko. Kalaupun ada semen harganya cukup tinggi yakni Rp75.000/sak untuk ukuran 50 kg itupun jumlahnya terbatas. Sementara harga normalnya kisaran Rp62.000-Rp63.000/saknya
Sejumlah pemilik toko material yang dimintai tanggapannya mengatakan, bahwa ditingkat agen juga kosong semen, sehingga mereka tidak ada stok.
“Sejak dua minggu lalu kondisi semen memang sudah mulai langka di Sibolga-Tapteng ini, hanya saja satu minggu terakhir ini posisinya benar-benar kosong,â€kata pemilik toko material SHB, Rabu sore.
Diakuinya, kalaupun ada stok mereka, itu adalah semen yang dibeli dari Medan. Karena harga angkut dari Medan ke Sibolga cukup mahal, makanya mereka terpaksa menjual Rp75.000/sak.
“Kami sudah membuka DO (buka orderan) ke agen, dan katanya minggu depan kapal mereka masuk dari Padang Sumatera Barat ke Sibolga. Kita tunggu sajalah, karena kami juga tidak berani mengambil stok banyak semen dari Medan, karena harganya cukup mahal,â€tambahnya.
Sementara informasi yang diperoleh dari agen Semen Padang di Sibolga menjelaskan, bahwa kapal mereka masih dalam posisi antri di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Diperkirakan minggu depan sudah tiba di Sibolga.
“Kapal kita saat ini dalam posisi antri mengisi semen di Pelabuhan Teluk Bayur. Menurut laporan dari anggota yang ada di sana, antrian cukup panjang di Teluk Bayur. Mudah-mudahan minggu depan semen sudah sampai ke Sibolga,â€kata Kembar agen Semen Pandang Sibolga. (int)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News