Rabu, 12 Agustus 2026

Antisipasi Peredaran Narkoba, Polisi Gandeng Pemilik Apotik

Administrator - Kamis, 28 Juli 2016 07:41 WIB
Antisipasi Peredaran Narkoba, Polisi Gandeng Pemilik Apotik

TANJUNGBALAI | SUMUT24 Guna mengantisipasi maraknya peredaran obat-obatan terlarang, Sat Narkoba Polres Tanjungbalai menggandeng para pemilik toko obat dan apotek se Kota Tanjungbalai, kemarin. Acara tersebut belangsung di Aula Pesat Gatra Polres Tanjungbalai.

Baca Juga:

Kasat Narkoba AKP MHD Yunus Tarigan melalui KBO Ipda R Saragih SH mengatakan, rapat tersebut digelar dalam upaya mensosialisasikan kepada para pemilik dan pengelola toko obat terkait obat-obatan yang mengandung narkotika dan fisiko tropika.

Tujuannya untuk antisipasi maraknya peredaran obat-obatan terlarang di masyarakat. “Hal ini kita lakukan dalam rangka pembinaan dan pengawasan toko obat dan apotek,” ucap Saragih.

Saragih menjelaskan, pengetatan pengawasan ini dilakukan menyusul laporan dari beberapa daerah tentang adanya penyalah gunaan peredaran obat-obatan serta adanya modus baru dalam peredaran dan penggunaan narkoba dengan memanfaatkan penggunaan obat-obatan yang dijual bebas di apotek. Untuk itu, apabila ditemukan apotek yang melakukan penjualan obat-obatan tanpa memiliki izin edar, pelakunya atau pemilik toko akan dijerat secara hukum. (iah)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Terapkan ASB Secara Konsisten
Pemkab Solok Teken Kerja Sama Dengan Kemenkumham dan PLN, Dorong UMKM dan Optimalisasi PAD.
Wali Kota Medan Raih Penghargaan LPM Award 2026, Komitmen Dalam Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Menuju Indonesia Mau
Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital
Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR
Ketum GARUDA 08 Syamsul Rizal Apresiasi Kinerja Menko Perekonomian Ir. Airlangga Hartarto
komentar
beritaTerbaru