Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
News
Baca Juga:
PEKANBARU I Sumut24.co
Usulan pemberian Nobel Sastra untuk Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri (SCB), ternyata sudah sejak lama disuarakan berbagai kalangan sastrawan, baik Indonesia maupun manca negara.
“Dan secara kebetulan di dalam buku bertajuk “Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri” ada menyinggung hadiah nobel sastra untuk SCB tersebut,” kata Wartawan Sastrawan Taufik Ikram Jamil yang juga penulis buku biografi SCB tersebut kepada media di Pekanbaru, Rabu (2/6/2021).
Menurut Taufik, dukungan untuk pemberian hadiah nobel sastra tersebut di antaranya datang dari Ketua Gabungan Penulis Nasional (Gapena) Malaysia Prof Dr Zainal Abidin Borhan, guru besar sastra Universitas Negeri Malang Prof Dr Djoko Saryono, dan Asosiasi Tradisi Lisan Al Azhar.
“Pakar lain, misalnya dari Brunei, Singapura, Korsel, dan dari Indonesia sendiri menunjukkan keunggulan SCB dari penyair lain serumpun,” papar Taufik.
Begitu juga dengan sarjana sastra dari Universitas Leiden yang menetap di Belanda Dr Will Derks, juga membayangkan hal itu. Dia malah meletakkan perkembangan baru sastra di Barat, sudah lama terjadi di Indonesia, dengan SCB sebagai penyair yang berada di depannya.
Tak heran bila SCB sendiri sejak lama mengatakan bahwa dia dan generasinya bukan ahli waris kebudayaan dunia, tapi justru mewariskan kepada dunia.
“Sesungguhnya, Nobel Sastra untuk SCB seja dulu sudah dibicarakan. Sastrawan Leon Agusta semasa hidup, selalu mengumandangkan hal itu,” kata Taufik Ikram Jamil lagi.
Demikian pula akhir-akhir ini oleh budayawan dan pengasuh pontren H.M. Nasruddin Ansoriy Ch. “Bukankah ini semua modal untuk menggerakkannya, karena bagaimanapun nobel memerlukan pendekatan kultural,” terang Taufik.
Tentu banyak hal yang lain lagi termasuk cerita-cerita lucu dan sedih dalam hidup SCB. Juga alasan nobel utk SCB.
Selanjutnya, kata Taufik, baca saja buku ini yang sudah bisa dipesan melalui kontak wa Adri (0811765992), Megat (081261334682), Salmah (0813-7189-0115, Ade (+62 823 2915 4827), Ratna (085738446577), Kuni (08126849986).
Buku dihargai Rp250.000 yang mendapat diskon 15 persen kalau dipesan sebelum hari lahir SCB, 24 Juni, rek. BNI No. 1221776020 a.n Umi Kalsum. Buku setebal lebih dari 500 halaman dengan editor H Dheni Kurnia itu, dicetak hardcover doff embos dan spot uv. “Rencanya dikirim dari Pekanbaru tanggal 18 Juni 2022. Insha Allah,” kata Taufik. (red)
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
News
PB Pendawa Indonesia Gelar Ruwatan Bumi di Medan, Seribu Warga Ditargetkan Hadir
News
Medan sumut24.co Unit Reskrim Polsek Medan Kota kembali gerebek sarang narkoba (GNS) di Jalan B Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati
Kota
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News