BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
Baca Juga:
Tapsel I Sumut24.co Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Selatan, Andes Mar Siregar meminta Ketua DPRD Tapsel untuk melakukan pemanggilan (pansus) kepada eksekutif dan pihak manajemen PLTA PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE) yang mengakibatkan 13 korban jiwa kemarin pada Kamis (29/4/2021) lalu. DPRD Tapsel diminta bentuk Pansus.
Andes Mar Siregar yang juga putra daerah dan anggota DPRD Tapsel dari Dapil Batang Toru mengatakan, perlu untuk mendengarkan keterangan pihak eksekutif beserta perusahaan soal mitigasi bencana dan amdal perusahaan karena daerah tersebut rawan longsor dan harus dikaji ulang apakah jika proyek tersebut dilanjutkan akan terus menimbulkan korban jiwa.
“Kita minta pimpinan DPRD Tapsel untuk membentuk pansus terkait penyebab longsor apakah berkaitan dengan aktivitas perusahaan, agar meminimalisir kemungkinan longsor susulan†Kata Andes Mar.
Andes Mar lanjutkan, lokasi longsor terjadi di areak pembukaan jalan PLTA yang menimpa sebuah warung kopi dan menyebabkan 10 orang warga satu keluarga menjadi korban dan tiga orang merupakan pekerja perusahaan.
“Itukan pembangunan jalannya mengeruk tanah sehingga menimbulkan tebing di sebagian jalan yang cukup curam, ditambah lagi daerah rawan bencana seperti gempa. Itu harus kita kaji bagus-bagus kedepannya karena jalan tersebut dilintasi truck pengangkut material perusahaan dengan tonasi sangat berat kedepannya†ucap Andes Mar Siregar.
Dirinya secara pribadi sebagai putra daerah yang dipilih dari Dapil terjadinya bencana longsor tersebut meminta pimpinan DPRD untuk membentuk pansus dengan melibatkan semua steke holder dan masyarakat sekitar PLTA.
“Sudah dua kali ini terjadi longsor yang menewaskan tidak sedikit korban jiwa, bukan main-main, maka saya harap pimpinan dan anggota DPRD Tapsel untuk sama-sama memperjuangkan daerah ini dengan membentuk pansus dan mendengar aspirasi semua pihak†tegas Andes Mar.
Sebelumnya, Petugas gabungan BPBD dan Tim Search And Rescue (SAR) akhirnya menghentikan pencarian korban longsor di PLTA Batang Toru Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan setelah melakukan pencarian selama tujuh hari.
Longsor yang terjadi di lokasi proyek pembangunan PLTA Batang Toru, Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 18.30 WIB yang menelan tiga belas korban jiwa dihentikan karena sudah melakukan misi selama tujuh hari.
Dalam pencariannya korban yang ditemukan sepuluh orang sudah teridentifikasi dan tiga lagi belum ditemukan hingga kini.
Terkait Bencana Longsor PLTA Batang Toru, Pimpinan DPRD Tapsel Diminta Bentuk Pansus.(zal)
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota
Medan sumut24.co Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH mengklarifikasi tudin
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dala
Hukum