Rabu, 21 Oktober 2026

PIMPINAN DPRD TAPSEL DIMINTA BENTUK PANSUS TERKAIT LONGSOR PLTU BATANG TORU 

Administrator - Jumat, 07 Mei 2021 19:09 WIB
PIMPINAN DPRD TAPSEL DIMINTA BENTUK PANSUS TERKAIT LONGSOR PLTU BATANG TORU 

 

Baca Juga:

Tapsel I Sumut24.co Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Selatan, Andes Mar Siregar meminta Ketua DPRD Tapsel untuk melakukan pemanggilan (pansus) kepada eksekutif dan pihak manajemen PLTA PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE) yang mengakibatkan 13 korban jiwa kemarin pada Kamis (29/4/2021) lalu. DPRD Tapsel diminta bentuk Pansus.

Andes Mar Siregar yang juga putra daerah dan anggota DPRD Tapsel dari Dapil Batang Toru mengatakan, perlu untuk mendengarkan keterangan pihak eksekutif beserta perusahaan soal mitigasi bencana dan amdal perusahaan karena daerah tersebut rawan longsor dan harus dikaji ulang apakah jika proyek tersebut dilanjutkan akan terus menimbulkan korban jiwa.

“Kita minta pimpinan DPRD Tapsel untuk membentuk pansus terkait penyebab longsor apakah berkaitan dengan aktivitas perusahaan, agar meminimalisir kemungkinan longsor susulan” Kata Andes Mar.

Andes Mar lanjutkan, lokasi longsor terjadi di areak pembukaan jalan PLTA yang menimpa sebuah warung kopi dan menyebabkan 10 orang warga satu keluarga menjadi korban dan tiga orang merupakan pekerja perusahaan.

“Itukan pembangunan jalannya mengeruk tanah sehingga menimbulkan tebing di sebagian jalan yang cukup curam, ditambah lagi daerah rawan bencana seperti gempa. Itu harus kita kaji bagus-bagus kedepannya karena jalan tersebut dilintasi truck pengangkut material perusahaan dengan tonasi sangat berat kedepannya” ucap Andes Mar Siregar.

Dirinya secara pribadi sebagai putra daerah yang dipilih dari Dapil terjadinya bencana longsor tersebut meminta pimpinan DPRD untuk membentuk pansus dengan melibatkan semua steke holder dan masyarakat sekitar PLTA.

“Sudah dua kali ini terjadi longsor yang menewaskan tidak sedikit korban jiwa, bukan main-main, maka saya harap pimpinan dan anggota DPRD Tapsel untuk sama-sama memperjuangkan daerah ini dengan membentuk pansus dan mendengar aspirasi semua pihak” tegas Andes Mar.

Sebelumnya, Petugas gabungan BPBD dan Tim Search And Rescue (SAR) akhirnya menghentikan pencarian korban longsor di PLTA Batang Toru Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan setelah melakukan pencarian selama tujuh hari.

Longsor yang terjadi di lokasi proyek pembangunan PLTA Batang Toru, Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 18.30 WIB yang menelan tiga belas korban jiwa dihentikan karena sudah melakukan misi selama tujuh hari.

Dalam pencariannya korban yang ditemukan sepuluh orang sudah teridentifikasi dan tiga lagi belum ditemukan hingga kini.

Terkait Bencana Longsor PLTA Batang Toru, Pimpinan DPRD Tapsel Diminta Bentuk Pansus.(zal)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
120 Siswa Ikuti Kegiatan Tahfiz Al-Qur’an, Muhammad Syukur Harahap MA Tekankan Cinta Al-Qur’an
Taiwan Excellence Hadir di AEON Mall BSD, Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan Lebih Dekat
Ziarah, Berbagi, dan Berdonor: Golkar Tapsel Isi HUT ke-62 dengan Karya Nyata di Tengah Rakyat
Dinas Kominfo Sumut Sabet Predikat Informatif, Puncaki Keterbukaan Informasi OPD Pemprov Sumut
Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace dan Tegaskan Komitmen Penanganan Krisis Iklim
Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
komentar
beritaTerbaru