Senin, 06 Juli 2026

Genap 1 Tahun Harlah Pondok Mengaji Al-Hafidz Kec. Bilah Hilir Adakan Tasyakuran Dengan Sederhana

Administrator - Selasa, 20 April 2021 05:08 WIB
Genap 1 Tahun Harlah Pondok Mengaji Al-Hafidz Kec. Bilah Hilir Adakan Tasyakuran Dengan Sederhana
Bilahhilir I Sumut24.co Memperingati Hari Lahir (Harlah) Pondok Mengaji Al-Hafidz di Kecamatan Bilah Hilir tepat pada tanggal 19 April 2021 maka genaplah 1 tahun usianya pondok baca Al-quran tersebut. Dalam momentum Harlah Pondok Mengaji Al-Hafidz yang bergerak dalam bidang ilmu agama, Menciptakan generasi yang cinta terhadap Al-quran, yang di dirikan setahun yang lalu di kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Menggelar acara tasyakuran yang sangat sederhana dengan pemotongan nasi tumpeng dan berbuka puasa bersama. Pondok Mengaji Al-Hafidz yang di ketuai oleh Zefri Maulana Sagala itu, mendapat respon positif dari kalangan masyarakat kecamatan Bilah Hilir yang cinta terhadap Al-quran, dengan banyaknya para generasi muda-mudi yang belajar di pondok mengaji tersebut. Zefri Maulana Sagala dalam suasana tersebut menyampaikan kepada para anak didik yang ada di pondok mengaji bahwasanya kegiatan ini, selain mendapat ilmu agama kita juga dapat memahami keaadan dan kondisi saat ini yang mewabah yaitu masa pandemi Covid-19. “Merupakan suatu kebanggaan bagi kita selaku ummat islam bahkan bangsa republik indonesia, dimana keadaan pandemi COVID-19 masih membuming di seluruh penjuru dunia. Akan tetapi, ada sebagian anak-anak muda bangsa ini yang memiliki keingin tahuan tentang bacaan Al-quran serta ide gagasan yang butuh dukungan” ucapnya. “Tidak ada solusi lain dalam menyelamatkan generasi bangsa saat ini melainkan sikap tanggap kita dalam berpikir lebih kritis untuk kepentingan masa depan anak bangsa, maka satu hal ini kita pikir lebih dominan menarik perhatian, bakat, hobi, maupun potensi adik-adik dalam belajar seperti halnya perbaikan karakter maupun akhlaq” timpalnya. Disampaikannya lagi, tentang penyelamatan anak-anak serta remaja yang semakin hari semakin terpuruk dalam masa pandemi Covid-19, banyak para anak-anak yang cenderung aktifitasnya dan hari-harinya ketergantungan dengan Gadget yang menyajikan permainan online. “Memang betul demikian, yang tampak secara kasat mata kita saat ini ketika dari sebagian besar anak bangsa libur sekolah. Maka, pemerintah mengambil sikap belajar online atau daring. Pada akhirnya tidak semua dari mereka bisa serius maupun fokus belajar hanya karena kemajuan zaman, seperti isu game online, sosmed, dan sebagainya yang kita pikir lebih banyak mudhorot daripada manfaatnya” tutupnya. (dd)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Nusakambangan yang Bersih dan Bayang-Bayang yang Belum Selesai
Telkomsel Raih Pengakuan Employee Experience Awards 2026 Tingkat Pan-Asia
Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka‎ Bupati Solok.
Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
komentar
beritaTerbaru