Senin, 06 Juli 2026

Segera Digarap Pulang, Film Kampanye Anti Narkotika yang Tidak Biasa

Administrator - Sabtu, 17 April 2021 07:58 WIB
Segera Digarap Pulang, Film Kampanye Anti Narkotika yang Tidak Biasa

 

Baca Juga:

 

MEDAN I Sumut24.co

Tema-tema film kampanye anti Narkotika biasanya sangat kaku dengan alur cerita yang mudah ditebak. Namun berbeda dengan Film “Pulang”, produksi salahsatu sineas Kota Medan. Film kampanye yang akan mulai penggarapannya pertengahan Ramadhan ini, punya kisah yang menarik dan digarap dengan cara tidak biasa.

Pada acara testcam dan bedah naskah film yang digelar Kamis (15 April 2021) di Decimal Coffee, Jalan Cempaka Medan, sang sutradara Iejal Van-Thebass mengatakan, film berdurasi 15 menit ini akan menjadi sebuah film kampanye tentang bahaya Narkotika yang disampaikan dengan cara berbeda.

“Bahasa film adalah bahasa gambar. Film pendek bukanlah film panjang yang dipendekkan. Banyak peristiwa dan masalah yang akan dituangkan dalam film pendek ini. Pekerjaan yang tidak mudah. Tapi itulah yang buat saya tertantang untuk menyutradarai film ini,” kata Iejal kepada wartawan.

Penulis naskah film, Oneth Aditya Rizlan, mengatakan senang bisa bekerjasama dengan Iejal dan tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyamakan visi dalam menentukan ruh dan semangat film ini.

“Ada sesuatu yang berbeda dan sangat menarik yang akan hadir di film pendek ini,” kata Oneth, yang juga penulis naskah film layar lebar “Sang Prawira” ini.

Film pendek Pulang ini berkisah tentang perjuangan seorang ayah untuk menyembuhkan putri kesayangannya, Kayla, dari jeratan Narkotika. Di tengah dampak psikologis, dia terus berusaha untuk mempertahankan keluarganya. Namun akhirnya, perlahan tapi pasti Narkoba merenggut segalanya darinya. Film ini diperankan oleh Andy Mukly, Bunda Djibril, Adelia Florencia, Herlina Sarumaha dan rekan-rekan dari Granat Sumut.

Wakil Sekretaris Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumatera Utara yang memproduseri film ini, July Mardiyah, mengatakan, berkampanye melalui film adalah sesuatu yang menarik dan lebih mudah diterima oleh masyarakat umum.

“Walaupun bertemakan Narkotika, tapi disini kita coba membuat sebuah film yang tidak menggurui. Disampaikan dengan cara yang berbeda. Bersama rekan yang sudah biasa di bidang film, saya yakin ini akan jadi film yang menarik, dan mudah diterima oleh masyarakat umum,” ujarnya.

Menurut July, selama ini kebanyakan kampanye Narkotika dilakukan dengan kegiatan, mungkin akan selesai di hari kegiatan tersebut saja. “Tapi kalau kita berkampanye melalui sebuah film, film itu akan tetap ada hari ini, esok, bulan depan, tahun depan bahkan sampai puluhan tahun yang akan datang,” ujarnya. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Soal Tudingan Penganiayaan Terhadap Tersangka SH, Ini Penjelasan Kepala BNNK Deli Serdang
Satres Narkoba Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Vape Ilegal Internasional Disalah Satu Hotel di Medan
Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI
RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih dengan tek
Nusakambangan yang Bersih dan Bayang-Bayang yang Belum Selesai
Telkomsel Raih Pengakuan Employee Experience Awards 2026 Tingkat Pan-Asia
komentar
beritaTerbaru