Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
LANGKAT | SUMUT24
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dibawah pimpinan Ny. Basrah Pardomuan (Rosdanelly) undang narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat untuk mensosialisasikan mengenai suntik vaksinasi covid-19 bagi anggotanya, Selasa (30/3/2021).
Narasumber yang hadir adalah dr. Lambok Elisabet Sitohang, M.Kes selaku Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat.
Saat membuka acara, Rosdanelly mengharapkan kepada ibu-ibu DWP dan pegawai Sekretariat DPRD Langkat yang turut menghadiri kegiatan untuk mendengarkan dengan baik penjelasan narasumber.
“Sengaja arisan bulan ini saya buat dengan diisi kegiatan sosialisasi vaksinasi corona virus, karena saat ini di Kabupaten Langkat sedang dilaksanakan tahapan vaksinasi,†ungkapnya.
Narasumber dalam penjelasannya, menguraikan bahwa vaksin itu adalah virus yang sudah dilemahkan. Narasumber juga menerangkan tentang siapa saja yang bisa atau tidak bisa menerima vaksinasi. Diantaranya usia diatas 18 tahun sampai lansia bisa divaksin. Tekanan darah harus dibawah 180/100 mmHg. Yang pernah terkonfirmasi covid lebih tiga bulan bisa divaksin. Ibu hamil harus ditunda untuk divaksin dan bagi ibu menyusui bisa mendapatkan vaksin setelah usia bayinya berusia 6 bulan.
Selain itu, dr. Lambok menjelaskan efek samping vaksin covid yang menurut WHO sangat jarang terjadi yakni demam, sakit kepala, diare, nyeri otot dan nyeri tempat suntikan.
dr. Lambok mengingatkan bahwa vaksin bukanlah obat, karena itu kalaupun sudah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Ia pun menjelaskan alur pelayanan vaksinasi dimulai dari meja 1 pendaftaran, lalu proses skrinning untuk memastikan seseorang layak apa tidak divaksin di meja 2, setelah layak baru dilakukan suntik vaksin di meja 3 dan terakhir meja 4 untuk pencatatan hasil vaksinasi dan observasi selama 30 menit.
Usai mendengarkan penjelasan narasumber, Ketua DWP Sekretariat DPRD Langkat sebelum menutup kegiatan meminta kepada anggota DWP untuk turut menyampaikan informasi yang didapat kepada masyarakat sekitar lingkungan tempat tinggal agar memahami pentingnya vaksinasi.
“Berikan pemahaman kepada masyarakat lingkungan kita agar program nasional ini terlaksana dengan baik. Ayo sama-sama kita sukseskan vaksinasi di Kabupaten Langkat,†pungkasnya.(wit)
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota