Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Penegasan Pangdam I/BB ini disampaikan melalui keterangan tertulis pada Senin (22/3/2021) di Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan.
Pangdam I/BB mengatakan, Vaksinasi Covid-19 ini dilakukan serentak kepada seluruh Prajurit TNI AD di jajaran Kodam I/BB yang berada di Sumut, Riau, Sumbar, dan Kepri.
“Untuk wilayah Makodam I/BB, vaksinasi ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan pertama. Kerena masih ada personel yang belum melakukan vaksin dikesempatan pertama, sehingga pagi ini kembali dilanjutkan, agar seluruh personel Makodam I/BB tervaksin seluruhnya,” papar Pangdam I/BB.
Vaksinsasi Covid-19 di lingkungan TNI merupakan tindak lanjut terhadap upaya pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air.
Sementara, Dansub Satgas Covid-19 Kodam I/BB yang juga Kepala Rumkit Tk II Putri Hijau Medan, Kolonel Ckm dr Mhd Irsan Basyroel, SpKK, FINSDV, menjelaskan, pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di lingkungan Prajurit Makodam I/BB ini ditujukan kepada personel yang sebelumnya belum melakukan vaksinasi.
Karena itu, vaksinasi lanjutan ini akan berlangsung sampai tiga hari ke depan.
“Sampai Rabu nanti, ditargetkan seluruh personel Makodam I/BB yang berjumlah 8000 orang lebih sudah tervaksin semuanya,” terang Kolonel Irsan.
Dijelaskan Kolonel Irsan pula, selama pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Makodam I/BB, tidak ada ditemukan kasus-kasus menonjol.
“Tidak ada kasus KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) dari pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di lingkungan Makodam I/BB ini,” tegas Kolonel Irsan.
KIPI adalah salah satu reaksi tubuh pasien yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin.
KIPI dapat terjadi dengan tanda atau kondisi yang berbeda-beda. Mulai dari gejala efek samping ringan hingga reaksi tubuh yang serius seperti anafilaktik (alergi parah) terhadap kandungan vaksin.
“Namun untuk Prajurit TNI di Makodam I/BB ini, tidak ada satupun laporan KIPI. Karenanya, Vaksinasi Covid-19 ini memang aman, halal dan bermanfaat. Buktinya Prajurit Makodam I/BB ini,” pungkas Kolonel Irsan.
Proses Vaksinasi Covid-19 di Balai Prajurit Makodam I/BB ini berlangsung dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat.
Setiap Prajurit yang akan divaksin, terlebih dulu harus melakukan Protap Protokol Kesehatan. Seperti memakai masker, mencuri tangan, dan menjaga jarak.
Kemudian, tim medik dari Rumkit Tk II Putri Hijau Medan melakukan pemeriksaan kondisi psikis paserta apakah bisa mengikuti vaksin atau tidak.
*Sumber: Pendam I/BB
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota