Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Simalungun l SUMUT24.co PTPNÂ lV Bah Jambi kebun Bah Birong ulu dikecamatan Sarimantondang dana perawatannya patut dipertanyakan dimana baik jalan masuk sudah rusak dan juga bila dihat di lapangan batang kelapa dan pelepah termasuk minim perawatan dan ditumbuhi Pakis, sementara dana perawatan sudah di alokasikan di Rencana Anggaran sehingga kita curiga kemana dana tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Lambok Tampubolon dari P2KNkabupaten Simalungun mengatakan, kebun Bah Birong Ulu kurang perawatan dimana dari pengamatan jalan masuk ke kebun macam kubangan kerbau apalagi kalau hujan datang tidak dapat dilewati kendaraan masuk antar desa apalagi baru-baru ini warga meminta untuk memperbaiki jalan tersebut dengan melaksanakan pertemuan dari Tiga Nagori memang sudah siap namun realisasi perbaikan belum Maksimal, ucapnya. Kalau ada dana perawatan aturannya kebun tersebut pasti indah. Apalagi di areal kebun nampak batang kelapa sawit ditumbuhi tanaman pakis dan benalu dan tak ada pangkas pelepah serta wawangan. Sementara ada dana untuk itu, kemungkinan ada dugaan dana perawatan kecil dipergunakan untuk merawat kebun, “ujar Lambok
Manajer kebun Bah Birong Ulu Adi Rahmat SE melalui Suhendro Gunawan Asisten Personalia Kebun Mengatakan, Luas kebun Bah Birong Ulu 2161,79 sesuai ijin usaha, dan terdiri dari 3 Afdeling, dengan karyawan Pemanen 88 orang dan Buruh Harian Lepas tidak ada dan Masa Berakhir Hak Guna Usaha Tahun 2035, untuk pemanen tidak menggunakan BHL harus karyawan sesuai peraturan dan sementara item untuk perawatan kebun diantaranya pangkas pelepah, babat gawangan, plasma pikul, dongkelan dan untuk tanaman baru perawatan merajut memang sudah dianggarkan di RKAP, “jika diperhitungkan untuk Perawatan 1 batang kelapa Sawit bervariasi paling tinggi 1200 / batang dan pekerja bisa divendorkan dan bisa juga karyawan, untuk perawatan jalan sudah dilakukan perbaikan namun bila hujan datang air tergenang di badan jalan akibat parit tidak berfungsi untuk mengalirkan, ” ujar Hendro, namun ketika ditanya sistem perawatan itu bila karyawan di paksa untuk pembabatan dan dongkelan itu bisa dilaksanakan sebagai bayaran premi, “sebutnya. Ketika ditanyai lagi mengenai adanya informasi mengenai tandan buah kelapa sawit tidak dikeluarkan dari lapangan, dia mengatakan itu kesalahan transportasi yang kemungkinan rusak dan itu akan diangkat lagi oleh vendor transport, “imbuhnya. (LP)
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota