Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Balige | SUMUT24.co Akibat minimnya alat pelindung diri (APD) yang dimiliki petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Toba saat ini, memungkinkan timbulnya korban sewaktu menjalankan tugas. Personil dituntut agar dapat bekerja maksimal meski berhadapan dengan bahaya dan resiko tinggi.
Kasat PolPP Toba J Broztito Sianipar SSos, mengakui kekurangan APD yang digunakan personilnya, utamanya memenuhi informasi masyarakat saat bencana kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Toba.
“Dalam hal kelengkapan petugas maupun personil pemadam kebakaran, sangat minim sampai dengan saat ini, kalaupun ada alat yang dipergunakan mereka hanya sebatas mobil dan kelengkapannya, kalau untuk pelindung diri personil itu sendiri, sama sekali tidak ada, contoh seperti baju tahan api, helm, masker, sarung tangan, itu tidak ada”, terangnya dijumpai di ruang kerjanya, Senin (08/02/21).
Standard kerja dalam penanganan bencana kebakaran, lanjut Broztito, salah satunya tuntutan untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan dapat hadir di lokasi kejadian secepat mungkin.
“Sesuai SOP yang sudah kami buat dan SOP secara nasional, bahwa penanganan bencana kebakaran itu antara 10 sampai 15 menit. Artinya semenjak kami menerima informasi kebakaran, 10 sampai 15 menit kemudian kami harus sudah sampai di TKP. Namun begitu, ada juga yang tidak dapat kami penuhi, mengingat jarak dari pos kami ke lokasi kebakaran, kemudian lokasi yang berbukit-bukit, mungkin kami membutuhkan waktu, namun kami tetap mengupayakan yang terbaik” lanjutnya.
Disebutkan, saat ini pemerintah Kabupaten Toba memiliki armada sebanyak 6 unit, diantaranya 4 unit mobil pemadam ditempatkan di pos Balige, (1) di Porsea dan (1) di Parsoburan. Pihaknya berharap, pemerintah dapat lebih memberikan empati dan memperhatikan kebutuhan dalam penanganan bencana atas resiko keselamatan kepada personil.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Toba, Tua Parasian Silaen dijumpai di ruang kerja Komisi A Kantor DPRD Toba, menanggapi, perhatian atas kebutuhan petugas damkar pada dinas tersebut telah disampaikan hingga penganggaran.
“Hal ini memang sudah dikeluhkan pada saat rapat kerja internal bersama mereka dan kita sudah bahas ini. Kebetulan saya di Banggar juga, kami sudah menambahkan itu untuk tahun ini, seperti yang mereka minta untuk perlengkapan yang sangat minim, dan kita sudah anggarkan sekitar 600 juta”, sebut pria yang duduk di kursi DPRD Toba dari fraksi Demokrat itu.
Tua Parasian yang merupakan anggota tim badan anggaran (Banggar) di DPRD Toba ini mengharapkan agar kebutuhan akan APD petugas damkar yang sudah ditetapkan sebesar Rp 600 juta tersebut tidak dipangkas manakala terjadi pemotongan anggaran (refocusing) tahap selanjutnya.
“Mudah-mudahanlah refocusing kedua ini, itu tidak dipotong. Yang jelas untuk kebutuhan APD mereka, kita sudah bahas melalui komisi A dan kita suarakan di banggar untuk anggarannya. Selama ini menurut mereka memang diusulkan namun tidak dapat respon, tahun ini kita menaggapinya melalui komisi A dan kita tampung itu”, tegasnya.
Keterbatasan anggaran di masa pandemi Covid-19 yang terjadi hingga saat ini sangat berdampak kepada kebutuhan akan hal lainnya.
“Kemaren mereka juga minta damkar supaya ada di Ajibata karena jauh kali jarak tempuh mereka dari sini ke Ajibata, tapi karena kondisi pandemi saat ini dan adanya refocusing, mungkin masih sebatas itulah yang bisa kita bantu dari komisi A. Keterbatasan anggaran, mungkin kita juga bisa upayakan dari dana CSR. Hal ini juga sudah kita wacanakan namun menunggu kondisi saat ini dimana Jakarta juga masih lockdown, mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu”, pungkasnya.
Amatan SUMUT24, sejumlah armada Damkar yang dimiliki sudah layak diremajakan mengingat kondisi mobil yang sudah tua sehingga kerap terkendala saat dioperasikan. (des)
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota