Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
SIDIMPUAN | SUMUT 24 Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Bersatu Mangalap Holong (Pembohong) Kota Padangsidimpuan kunjungi Mapolres Kota Padangsidimpuan dan Kejaksaan Negeri Kota Padangsidimpuan yang berada di Jalan Serma Lian Kosong, Selasa (28/6) siang. Kedatangan massa yang terdiri dari gabungan elemen Gempur, Gam PPR, Fami dan Formasi tersebut meminta pihak penegak hukum mengusut tuntas dugaan mark up anggaran yang ada di Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pencegahan Kebakaran Kota Padangsidimpuan. Dalam aksinya tersebut, massa pertama kali menggelar aksi di Mapolres Kota Padangsidimpuan. Saat itu, koordinator aksi, Rizki Abadi Rambe mengatakan, pihaknya menduga adanya penyalahgunaan wewenang di Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pencegahan Kebakaran Kota Padangsidimpuan dalam kegiatan swakelola yang dikerjakannya. “Disamping itu, kami juga meminta agar tenaga Honorer yang kami duga fiktif di dinas kebersihan, pertamanan dan pencegahan kebakaran pada tahun anggaran 2014 diusut tuntas,” ucapnya. Kemudian, Rizki mengatakan, adanya dugaan mark up anggaran juga terjadi di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padangsidimpuan. Pasalnya pada tahun 2015 silam, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)Kota Padangsidimpuan telah melakukan sosialisasi narkoba. “Tapi kenyataannya, kegiatan tersebut tidak tepat sasaran alias fiktif. Untuk itu, kami minta supaya persoalan tersebut diusut tuntas,” tegasnya. Lebih lanjut, massa meminta supaya pengangkatan honorer di Kesbangpol Kota Padangsidimpuan harus diusut tuntas. Pasalnya, mereka menemukan kejanggalan dalam pengangkatan honorer. “Ada anak Kakan Kesbangpol Kota Padangsidimpuan bernama Sende Tua Hasibuan diangkat jadi honorer. Padahal, Sende tersebut masih berstatus pelajar,” pungkasnya. Aksi massa tersebut pun akhirnya diterima Waka Polres Kota Padangsidimpuan, Kompol Tongku Bosar Pane. Kepada massa, Tongku mengatakan, pihak akan menindak lanjuti laporan massa tersebut. Usai mendengar ucapan tersebut, massa pun kemudian bergeser ke Kejari Kota Padangsidimpuan yang hanya berjarak sekira 50 meter dari Mapolres Kota Padangsidimpuan. Dengan membawa tuntutan yang sama, massa pun kembali berorasi di Kejari Kota Padangsidimpuan. Aspirasi massa tersebut pun diterima Kasipidsus Kejari Kota Padangsidimpuan, Saut Maruli Hasibuan. Kepada massa, Saut berjanji pihaknya akan melakukan penyelidikan dan memanggil oknum-oknum tersebut. Usai mendengar ucapan tersebut, massa akhirnya membubarkan diri. (dra)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News
sumut24.co MEDAN. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau perkembangan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Uta
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyambut dengan penuh sukacita kepulangan jamaah haji Kloter 7 yang telah menunaika
kota
TokohTokoh Potensial Muncul Jelang Muktamar ke35 PBNU
News
Buntut Penanganan Kasus Kematian ART, Kapolsek Medan Sunggal Dilaporkan ke Propam Polda Sumut
kota
Asren Nasution Serahkan Buku "Narkoba vs Ketahanan Nasional" kepada Ka Kesdam I/BB
kota
Presiden RI dan KSAD Hadir untuk Rakyat! Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Sumur Bor di Masjid Nurul Falah Kepi, Papua
kota