Kamis, 22 Oktober 2026

PT SMGP Pasang Alat Pendeteksi Gas Beracun H2S

Administrator - Rabu, 03 Februari 2021 17:32 WIB
PT SMGP Pasang Alat Pendeteksi Gas Beracun H2S

Panyabungan I SUMUT24.CO PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) terus menindak-lanjuti penyelesaian masalah yang timbul dari musibah yang terjadi pada tanggal 25 Januari 2021 sewaktu perusahaan melakukan uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi dan memberikan kabar perkembangannya.

Baca Juga:

Sebagai tanggapan atas permintaan warga Desa Sibanggor Julu dalam musyawarah di Kantor Bupati Mandailing Natal, PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) telah melaksanakan pemasangan alat pendeteksi gas beracun H2S di sekitar kantor Kepala Desa, Selasa (2/2/2021).

Menyusul pemasangan tersebut, sosialisasinya juga sudah diadakan hari ini untuk menjelaskan kepada warga bagaimana cara kerjanya dan bagaimana menyikapinya jika dideteksi adanya gas beracun.

Berbagai unsur warga hadir, antara lain pemuka agama, tokoh pemuda, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kapolsek dan jajarannya, Brimob, TNI Babinsa dan lainnya.

Bapak Kasmir Nasution Spd MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal yang turut memfasilitasi sosialisasi ini mengatakan, “Kegiatan ini adalah sebagai bentuk pengenalan mengenai gas beracun H2S dan bagaimana warga bisa menyikapinya sekiranya harus menghadapinya.”

Saat ini sedang dilakukan pengukuran arah angin di beberapa lokasi wellpad untuk dapat menentukan titik pemasangan alat pendeteksi gas beracun.

“Selain itu, kami juga menjelaskan arah angin atau wind shock, titik kumpul, arah evakuasi serta batas aman termasuk tempat pertolongan pertama untuk warga sekitar juga ditentukan,” jelas Abdul Azis Nasution, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal.

Kemudian PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) menjelaskan bahwa perusahaan akan memasang 6 (enam) alat sensor di sekitar wilayah Desa Sibanggor Julu. Dalam kesempatan ini dijelaskan pula tentang gas beracun H2S, proses masuk gas ke dalam tubuh manusia dan dampaknya, karakteristik, sumber-sumbernya dan pertolongan pertamanya. Dilanjutkan juga dengan penjelasan mengenai sistem deteksi, sistem alarm dan bagaimana alarm diset. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Di Tanjungbalai, Wali Kota Siapkan Pendampingan Hukum
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
PB Pendawa Indonesia Gelar Ruwatan Bumi di Medan, 2.000  Warga Ditargetkan Hadir
Barak Narkoba di Jalan Brigjen Katamso, Gang Nasional Dibakar
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
komentar
beritaTerbaru