Kamis, 22 Oktober 2026

Sabrina Terima 34.840 Vaksin Tambahan untuk Sumut

Administrator - Jumat, 15 Januari 2021 10:21 WIB
Sabrina Terima 34.840 Vaksin  Tambahan untuk Sumut

MEDAN  I Sumut24.co

Baca Juga:

Sumatera Utara (Sumut) kembali memerima 34.840 vial vaksin Covid-19 dari Pemerintah Pusat, Jumat (15/1). Jumlah tersebut melengkapi 40.000 vaksin yang tiba lebih dulu, Selasa (5/1), sehingga total vaksin Covid-19 yang diterima Sumut sebanyak 74.840 vial vaksin untuk vaksinasi termin pertama.

 

Vaksin dibawa menggunakan pesawat dari Jakarta dan tiba di Bandar Udara Kualanamu, Deliserdang. Dengan pengawalan ketat dari kepolisian, vaksin dibawa menuju Posko Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, dan diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit.

 

Usai diserahterimakan, vaksin langsung dibawa menuju Gudang Dinas Kesehatan di Jalan HM Yamin Medan. Sabrina mengatakan, vaksin tersebut diperuntukkan kepada tenaga kesehatan di Sumut yang berjumlah sekitar 72 ribu orang. Vaksin akan segera didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Sumut.

 

“Jadi saat ini, jatah vaksin untuk Sumatera Utara sudah tercukupi (untuk vaksinasi termin pertama), di awal bulan Februari targetnya semua vaksin ini sudah tersalurkan,” ujar Sabrina.

 

Untuk kesiapan penyimpanan vaksin, menurut Sabrina, sudah aman. Bahkan, Pemprov sudah melakukan peninjauan dan supervisi di kabupaten/kota mengenai hal tersebut. Jika tidak disiapkan sejak awal, vaksin akan jadi sia-sia.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit menyampaikan, usai vaksinasi perdana, vaksinasi dilakukan di wilayah Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang). Selanjutnya, akan dilaksanakan di 30 kabupaten/kota di luar Mebidang.

 

Alwi mengatakan, selain menyiapkan cold storage, pihaknya juga telah melatih tenaga vaksinator  sebanyak 1.500 orang. Jumlah tersebut akan terus bertambah. Pemprov juga telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota mengenai kesiapan vaksinasi.

 

Dikatakan Alwi, tidak hanya memberikan vaksin, tenaga medis juga harus siap apabila terjadi kejadian ikutan dan reaksi simpang (KIPI). Adapun beberapa reaksi yang kemungkinan akan terjadi antara lain, nyeri, demam dan lain sebagainya. Namun hal tersebut masih wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

 

“Selain itu, kesiapan seperti, logistik vaksinator dan pendukung pelaksanaan vaksinasi juga sudah disiapkan,” ujar Alwi.(w03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hari Museum Nasional: Mengintip Masa Lampau Lewat Arsitektur Kantor PTPN IV Regional 2
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap 3 pengedar Di Dua Tempat Berbeda
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba Berkedok Bengkel Bandar Berstatus Residivis Diciduk
Tim Gabungan Bareskrim Polri & BNN Tangkap 8 Tsk & Barang Bukti Lebih Kurang 2 Ton Sabu di Pelabuhan Bandar Deli.
Deden Prayoga Pembina Koperatif Sukses Kawal Pengukuhan Pengurus Komunitas Pemuda Kreatif Koperatif Bersama Band Legendaris Slank
Perpisahan Konsul Jepang, Rico Waas Dorong Peluang Kerja Sama Baru dengan Medan
komentar
beritaTerbaru