Kamis, 15 Oktober 2026

Toti Calon Tunggal Kapolri *Buas Mendukung

Administrator - Kamis, 16 Juni 2016 07:42 WIB
Toti Calon Tunggal Kapolri *Buas Mendukung

Jakarta I SUMUT24

Baca Juga:

Langkah Presiden Jokowi menunjuk Komjen Tito Karnavian menjadi calon tunggal Kapolri menuai banyak apresiasi. Jokowi telah menunjukkan independensi dalam menunjuk calon Kapolri.

“Dengan ini Jokowi menunjukkan power dan pengaruhnya sebagai presiden. Di tahun keduanya Jokowi menunjukkan bahwa dia independen dalam menggunakan hak prerogatifnya sebagai presiden,” kata peneliti CSIS, Arya Fernandes, kepada wartawan, Rabu (15/6).

Memang isu santer ada nama calon Kapolri lain yang didorong oleh parpol pengusung seperti PDIP. Keputusan Jokowi menunjuk Komjen Tito Karnavian dipandang sebagai jalan tengah yang elegan.

“Saya kira pilihan kepada Tito Karnavian itu adalah jalan tengah yang ditempuh Jokowi karena dia tidak mau terbelenggu di atas kemauan PDIP terkait calon Kapolri. Meskipun memotong satu generasi di Akpol tapi pilihan itu saya rasa jalan tengah yang sudah matang ditentukan Jokowi apalagi Tito punya track record yang bagus,” kata Arya.

Namun setelah ini Jokowi dinilai akan memberikan konsekuensi untuk meredam protes dari PDIP atau parpol pengusung yang kurang sreg dengan keputusan itu.

“Saya bisa memaklumi langkah Jokowi dan dan saya kira ada deal lain di balik pemilihan Tito, misalnya PDIP oke dengan pilihan Tito tapi posisi di kabinet tidak diotak-atik. Jadi ada deal lain yang ditempuh PDIP,” katanya.

“Jadi kalau ada reshuffle tidak akan mengurangi jatah menteri dari PDIP. Ini supaya PDIP tidak protes,” kata Arya.

Sebelumnya diberitakan Jokowi telah menyerahkan nama Komjen Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri untuk dimintakan persetujuan DPR. DPR akan melakukan fit and proper test pekan depan. Sejauh ini mayoritas fraksi di DPR mendukung keputusan Jokowi.

Lalu akankah ada parpol yang keras menolak keputusan yang diambil sendiri oleh Jokowi.

Buwas Dukung Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso (Buwas) mendukung penunjukkan Tito Karnavian sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Penunjukkan tersebut berdasarkan keputusan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut, keputusan menunjuk Kapolri adala hak prerogatif seorang kepala Negara. Dirinya yakin bahwa pilihan Presiden itu adalah yang terbaik.

“Ya sudah itu adalah haknya Presiden, Saya ikut aja itu yang terbaik enggak ada masalah dan itu paling terbaik,” kata Budi Waseso di Kantor BNN Cawang Jakarta Timur, Rabu (15/6). Selain itu, mantan Kabareskrim itu juga mengungkapkan dengan tegas bahwa dirinya mendukung Tito Karnavian sebagai Kapolri.

“Saya dukung Pak Tito jadi Kapolri,” tegas Buwas.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi telah mengeluarkan surat penunjukkan Komjen Tito Karnavian sebagai calon Kapolri tunggal. Surat tersebut sudah diterima oleh Ketua DPR, Ade Komarudin dan akan dibawa ke Badan Musyawarah sebelum ke Paripurna. (int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Maling Sawit di Perkebunan Sei Semayang Ditangkap Polsek Medan Sunggal
Rp20 Miliar Disebut Telan Dana, Stadion Sangnaualuh Kembali Disuntik Rp7,39 Miliar: Manson Purba Desak APH Usut Dugaan Korupsi
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
D’Legends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan–Banda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan*
komentar
beritaTerbaru