Rabu, 14 Oktober 2026

Wali Kota Medan dan DPRD Medan Rapat Gelap

Administrator - Selasa, 29 Maret 2016 08:35 WIB
Wali Kota Medan dan DPRD Medan Rapat Gelap

Medan|SUMUT24 Paripurna Rancangan Peraturan Daerah Limbah Rumah Tangga di Dewan Perwakilan Rakyat Kota Medan, Senin (28/3) tetap dilanjutkan walau pun mati lampu dan sempat dihentikan sementara.

Baca Juga:

Paripurna dewan awalnya berjalan lancar. Namun saat ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Bahrumsyah tengah membacakan pandangan fraksinya lampu tiba-tiba mati. Karena tanggung, Bahrumnsyah melanjutkan pembacaanya.

Pembacaan pandangan juga terus dilakukan oleh anggota Fraksi Hanura Ratna Sitepu. Walaupun pembacaan pandangan berjalan lambat, namun tetap dilanjutkan.

Mati lampu di DPRD Medan berlangsung sekitar 60 menit. Biasanya, DPRD Medan menggunakan genset bila mati lampu. Namun karena genset sedang rusak maka anggota dewan terpaksa bergelap-gelapan.

Padamnya aliran listrik saat rapat Paripurna DPRD Medan membuat sebagian anggota dewan ke luar ruangan.

Anggota Komisi B Zulkarnain Yusuf mengatakan, sia-sia saja ia mengikuti rapat paripurna karena ia tidak bisa mendengar apa yang dibacakan perwakilan fraksi.

“Yang kuat-kuat pendengaranlah yang bisa dengar apa yg dibilang. Mati lampu. Mikrofon pun tak ada,” katanya di Gedung DPRD Medan, Senin (28/3).

“Kita sangat malu, biaya pembangunan kantor DPRD Kota Medan menghabiskan anggaran yang besar. Tak kurang dari Rp90 miliar seharusnya sudah memadai,”ucap Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan, Herri Zulkarnaen Hutajulu.

Menurutnya, dengan infrastruktur yang canggih sudah sepantasnya mendapatkan suasana kondusif ketika rapat paripurna sedang berlangsung. Kalaulah arus listrik terputus, kesediaan alat bantu genset mampu mengatasinya.

“Biasanya ada genset yang langsung selesai dalam hitungan detik, tapi ini sudah nyaris satu jam belum nyala juga,”kata Herri.

Herri meminta, lembaga DPRD kota Medan diaudit oleh instansi yang berwenang. Dia menaruh curiga ada apa dibalik pemadaman listrik itu.

“Kita sangat terganggu, lakukan audit terhadap DPRD kota Medan. Kita sedang membahas Ranperda soal limbah rumah tangga dan modal bantuan dari KIM,”ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
INDONESIA–MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA IMIGRASI, PENCEGAHAN TPPO JADI PERHATIAN
Lolos Praperadilan, Status Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah, Polda Sumut Harus Evaluasi Penyidikan
Wali Kota dan Jajarannya menyambut Kapolres yang Baru AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM
Komisi A DPRD Provinsi Sumut melakukan Kunker ke Pemko Pematangsiantar
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang  Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Hingga Petugas Tabrak Mobil Pelaku
Dari Balik Jeruji, Kreativitas Tumbuh! Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Bikin Miniatur Vespa
komentar
beritaTerbaru