Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Baca Juga:
Medan-SUMUT24
DPD Partai Golkar Sumatera Utara menggelar Orientasi Fungsionaris tingkat Provinsi Sumatera Utara 2018 angkatan ke-2, di Hotel Saka Premiere, Jalan Gajah Mada, Medan, 2-3 Juli.
Orientasi Fungsionaris tersebut dibuka oleh Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo dan diikuti oleh sekitar 60 fungsionaris Partai Golkar yang sedang mempersiapkan diri menjadi Bakal Calon Legislatif Provinsi Sumatera Utara 2019.
Setelah membuka acara, Indra Bambang Utoyo juga memberikan materi bertema “Kegolkaran, Kebangsaan, dan Kebijakan Partai Golkar”.
Selain Indra Bambang Utomo, hadir juga Wakil Ketua Korrdinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia membawakan materi “Strategi Pemenangan Pemilu Serentak Tahun 2019”.
“Pendekatan langsung kepada elemen masyarakat yang memiliki peran penting akan membuat peluang dan elektabilitas Partai Golkar semakin baik. Perolehan kursi legislatif di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI juga akan meningkat,” kata Doli.
Menurut pengamat politik yang juga merupakan akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) Faisal Riza, Partai Golkar telah memiliki modal yang cukup kuat untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2019.
“Pemilih loyalis-tradisional, kemenangan di Pileg 2014, memiliki kepala daerah kabupaten/kota, menang Pilgub Sumut 2018 menjadi modal besar bagi Golkar Sumut untuk kembali meraih kemenangan di Pileg 2019 nanti. Kemenangan Eramas yang didukung oleh Golkar menunjukkan bahwa partai ini kembali menyahuti apa yang menjadi aspirasi rakyat,” katanya saat menyampaikan materi di hadapan peserta Orientasi Fungsionaris.
Kendati telah memiliki modal besar, jelas Faisal Riza, Partai Golkar di Sumut tetap harus memperhatikan sejumlah hal dalam menghadapi Pileg 2019.
“Ada sejumlah hal penting yang harus dilakukan Golkar Sumut, antara lain konsolidasi struktur dan minimalisasi konflik internal partai. Kemudian penempatan kader populer dan potensial dalam pencalonan legislator di daerah, serta mempertimbangkan kader politisi yang relatif baru dan muda di partai ini untuk memperkuat jaringan pemilih millenial,” jelasnya.
“Maksimalisasi penggunaan media, mainstream maupun media sosial, serta memperkuat pendanaan program kerja pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 juga sangat penting untuk dilakukan,” demikian Faisal Riza. (red)
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
kota
Pengamat Kritik Keras Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
kota
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
kota
Sumut Zero Pengungsi, Korban Bencana Kini Tempati Huntara dan Huntap
kota
Bupati Deli Serdang Tekankan Integritas dan Larang Keterlibatan ASN dalam Proyek Fisik
kota
Madina Keluarga RSH, pasien yang menjadi korban dugaan malapraktik, melalui kuasa hukum melayangkan somasi atau teguran hukum pertama ter
Hukum
10 Prioritas Jadi Fokus Pembangunan Deli Serdang Tahun 2027
kota
JAKARTA Lembaga pemikir GREAT Institute mengecam serangan yang dilakukan tentara Isral (IDF) ke markas UN Interim Force in Lebanon (UNIF
Politik