Kamis, 14 Mei 2026

Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun

Administrator - Kamis, 14 Mei 2026 01:05 WIB
Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang Tambah Mobil Dinas Listrik, Anggaran Capai Ratusan Juta per Tahun
Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk penambahan fasilitas kendaraan dinas bagi Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang. Kali ini, pemerintah daerah disebut menambah dua unit mobil list

Deli Serdang — SUMUT24.CO

Baca Juga:

Boros Anggaran, Pemkab Deli Serdang kembali menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan anggaran APBD untuk penambahan fasilitas kendaraan dinas bagi Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang. Kali ini, pemerintah daerah disebut menambah dua unit mobil listrik sebagai kendaraan operasional pimpinan daerah.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua unit mobil listrik merek Chery J6 tersebut disewa melalui skema kontrak selama tiga tahun dengan pihak vendor PT Sinobar. Total nilai kontrak sewa mencapai sekitar Rp 378 juta, dengan biaya sewa per unit ditaksir lebih dari Rp 15 juta per bulan.


Kepala Bagian Umum Sekretariat Pemkab Deli Serdang, Agung Tritanto, mengatakan sistem sewa dipilih karena dinilai lebih efisien dibandingkan pembelian kendaraan dinas.


"Menurut kami sistem sewa lebih efisien untuk mengurangi beban anggaran karena tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan mesin, ganti oli hingga pajak kendaraan. Kalau kita beli tentu akan mengeluarkan biaya perawatan nantinya. Mobil listrik ini juga mendukung penghematan BBM sesuai program pemerintah pusat," ujarnya, kemarin.


Agung juga tidak menampik bahwa saat ini jumlah kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati telah bertambah menjadi empat unit. Selain itu, usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati pada Februari 2026 lalu, Pemkab Deli Serdang juga disebut telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar untuk pengadaan mobil dinas baru, termasuk untuk istri pejabat daerah.


Kebijakan penambahan kendaraan dinas ini pun menuai sorotan dan kritik dari sejumlah kalangan. Mereka menilai langkah tersebut berpotensi sebagai pemborosan anggaran di tengah masih banyaknya kebutuhan prioritas masyarakat.


Sejumlah pihak menyoroti kondisi infrastruktur jalan di beberapa desa yang dinilai masih rusak, seperti di Desa Limau Manis, Gang Jaya Desa Bangun Sari Baru, hingga sejumlah wilayah di Kecamatan Percut Sei Tuan yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.


Hingga berita ini diturunkan, kebijakan pengadaan kendaraan dinas tersebut masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat terkait prioritas penggunaan APBD Deli Serdang.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru