Di Ajang PRSU ke-50, Kabupaten Asahan Tampilkan Pesona 14 Etnis dan Kekayaan Produk Unggulan
sumut24.co MEDAN, Kabupaten Asahan tampil memukau dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 dengan menampilkan aneka kekayaan seni
kota
Bandung | Sumut24.co — Polemik pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang dinilai mengarah pada ajakan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto memicu beragam respons di ruang publik. Isu ini berkembang cepat dan menjadi perbincangan hangat di tengah dinamika politik nasional pasca pemilu.
Baca Juga:
Sejumlah pihak menilai pernyataan tersebut berpotensi kontroversial apabila dimaknai sebagai dorongan di luar mekanisme demokrasi yang sah. Karena itu, publik diimbau untuk menyikapinya secara rasional dan tidak terjebak pada narasi yang dapat memperkeruh suasana.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa - Senat Mahasiswa Indonesia Bidang Hukum & Antar Lembaga, Tody Ardiansyah Prabu, menyampaikan pandangan yang netral namun kritis. Ia menegaskan bahwa setiap pernyataan publik, terlebih dari tokoh intelektual, harus ditempatkan dalam kerangka demokrasi yang sehat, konstitusional, dan legitimate.
"Dalam demokrasi, kritik terhadap pemerintah adalah hal yang wajar. Namun harus disampaikan secara proporsional dan tidak menimbulkan interpretasi yang dapat memicu instabilitas politik," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membedakan kritik konstruktif dengan narasi yang berpotensi mendelegitimasi hasil demokrasi. Menurutnya, kehati-hatian dalam menyampaikan opini sangat diperlukan agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak produktif di tengah masyarakat yang majemuk.
Di sisi lain, FABEM–SM Indonesia mengapresiasi sikap pemerintah yang tetap fokus bekerja di tengah polemik yang berkembang. Presiden Prabowo disebut lebih memprioritaskan agenda strategis dan pelayanan kepada masyarakat.
Tody menilai langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi, sosial, dan dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
Lebih lanjut, FABEM–SM mendorong agar ruang diskusi publik tetap terbuka, namun diiringi kedewasaan dalam berpendapat. Peran akademisi, aktivis, dan tokoh publik dinilai krusial dalam menjaga kualitas demokrasi.
Selama ini, FABEM–SM dikenal aktif mendorong literasi politik di kalangan mahasiswa dan alumni BEM di seluruh Indonesia melalui berbagai forum diskusi, kajian kebijakan, dan advokasi.
FABEM–SM menilai polemik ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya demokrasi yang sehat. Perbedaan pandangan, menurut mereka, tidak perlu dihindari, namun harus dikelola secara bijak dan bertanggung jawab.
"Yang terpenting adalah tetap mengedepankan dialog dan rasionalitas. Menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat, stabilitas nasional, dan kesejahteraan rakyat merupakan kunci dalam merawat demokrasi Indonesia," pungkasnya.red
sumut24.co MEDAN, Kabupaten Asahan tampil memukau dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 dengan menampilkan aneka kekayaan seni
kota
Wasekjen DPP AMPI Leriadi Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
kota
JAM PMII Kecam Manuver Nusron Wahid dan KH Zulfa "Jangan Jadikan Sumut Arena Transaksi Politik!"
kota
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa
kota
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Dewan Pengurus K
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersa
kota
Medan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH., MH., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Ha
News
Jakarta Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan pengujian materiil terhadap UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pe
Hukum
DPRD Sumut Soroti Minimnya Transparansi Data Pengunjung PRSU, Rudi Alfahri Publikasi Bagus, Tapi Tak Sesuai Fakta di Lapangan
News
Kompak! Dua Kapolres Sambangi Kodim 0212/Tapsel, TNIPolri Perkuat Barisan Jaga Sinergitas dan Stabilitas Tabagsel
Hukum