Transformasi Pemasyarakatan: Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana
Transformasi Pemasyarakatan Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana
kota
Baca Juga:
Di tengah tantangan modernisasi dan perubahan sosial, Musa Rajekshah tetap menempatkan budaya sebagai salah satu pilar penting dalam kepemimpinan. Ia kerap hadir dalam berbagai acara adat dan kebudayaan di Sumut, mulai dari Melayu, Batak, Mandailing, Karo, hingga Nias dan komunitas Tionghoa.
Menyatukan Politik dan Budaya
Dalam berbagai kesempatan, Musa Rajekshah menunjukkan bahwa pendekatan politik bisa berpadu dengan kearifan lokal. Dalam kepemimpinannya di Golkar Sumut, ia menekankan pentingnya etika, dialog, serta penghargaan terhadap keragaman budaya yang ada.
"Musa Rajekshah adalah pemimpin muda yang menghormati adat dan tokoh-tokoh masyarakat. Ia hadir bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai bagian dari denyut budaya itu sendiri," ujar Dato Sri Adil Freddy Haberham Sembiring, budayawan dan pemangku adat Melayu Deli, Rabu (19/6/2025).
Pemelihara Marwah Sosial
Sumatera Utara dikenal sebagai wilayah dengan keragaman etnis dan agama yang tinggi. Dalam konteks tersebut, Ijeck dipandang mampu memainkan peran sebagai pemersatu yang menjaga marwah sosial di tengah masyarakat. Pendekatannya yang dialogis dan personal dinilai efektif dalam menjembatani berbagai kelompok masyarakat.
"Beliau tidak hanya bicara soal politik, tetapi juga memberi teladan dalam menjaga keseimbangan sosial dan budaya," lanjut Dato' Adil.
Politik Berbasis Etika Budaya
Bagi masyarakat adat, terutama di kalangan Melayu dan Batak, seorang pemimpin ideal adalah mereka yang "beradat", yakni menjunjung tinggi norma dan tata laku. Dalam pandangan budayawan, Musa Rajekshah dianggap memenuhi kriteria tersebut, melalui sikapnya yang menghormati struktur adat dan selalu menjaga etika komunikasi publik.
Ia juga dinilai konsisten dalam menjaga stabilitas sosial di tengah potensi konflik yang bisa muncul akibat perbedaan latar belakang masyarakat.
Kepemimpinan Berwawasan Lokal
Dengan pengalaman di dunia usaha dan politik nasional, serta akar yang kuat di tengah masyarakat Sumatera Utara, Musa Rajekshah dinilai sebagai figur yang mampu menjembatani kebutuhan pembangunan dengan nilai-nilai lokal. Bagi sebagian kalangan, ia dianggap mewakili generasi pemimpin baru yang memahami pentingnya identitas budaya dalam tata kelola masyarakat.
"Beliau bukan hanya pemimpin partai, tetapi wajah dari nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Sumut," kata Dato' Adil.rel
-
Transformasi Pemasyarakatan Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana
kota
SUMUT24.CO Kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur barubaru ini menjadi alarm keras bagi sistem transportasi perkeretaapian
Profil
Rakernas II Paboras Indonesia Hasilkan 14 Kesepahaman, Perkuat Soliditas Marga Siburian
kota
JAKARTA Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri,
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai acara pelantikan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Darul
News
Patroli Gabungan 3 Pilar Polsek Medan Area Tekan Gangguan Kamtibmas
kota
Investor Tiongkok dan Koperasi Jasa Keluarga Pers Bahas Pengadaan Mesin Pengering Gabah
kota
Bos Ponsel Pancur Batu pelaku penganiaya Temui Babak Baru, Leo Sembiring Masih DPO, Putra Persadaan Sudah P21 di Kajari
kota
dr H Asri Ludin Tambunan Sampaikan Persoalan Tanah Hingga Infrastruktur ke Pusat
kota
Keren Abis! SMPN 1 Panyabungan Sapu Bersih 4 Trofi di FLS2N 2026 Madina
kota