8 Kali Masuk Penjara, Seorang Residivis Edarkan Sabu Tumbang Ditembak Polisi di Tembung
Medan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Senin (4/5/2026) kemarin meringkus seorang pengedar narkoba, yang biasa menjual
Hukum
Baca Juga:
- Nama Gubernur Bobby Nasution kembali Tersorot saat Konfrensi Pers OTT Wamenaker di KPK, Ini Keterangan Setyo Budiyanto.
- Gurita OTT Madina, Mengenal Sepupu dan Tangan Kanan Bobby Nasution, DR : Dari Kontraktor ke Pusaran Agen dan Kasus Korupsi Proyek, Mampukah KPK..?
- Lingkaran Top Tunjukkan Taji, Dikky Anugerah Panjaitan Paksakan Musdalub Pramuka Jual Nama Bobby Nasution,Ini Sorotan LHKPN DA
Hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga indepent terkait hasil Pilgubsu 2024 menunjukkan pasangan Bobby - Surya unggul telak atas pasangan Edy Rahmayadi - Hasan Basri Sagala, 62% lebih berbanding 37% lebih.
Dengan fakta ini, dinilai perlu Bobby dan Surya segera menyiapkan program kerja dan langkah langkah awal yang harus dilakukan di awal awal kerja mereka memimpin Sumatera Utara ke depan.
Pengamat Politik dari USU, Indra Fauzan mengungkapkan, Bobby Nasution tentunya harus memberikan pengaruh dan pengetahuan yang luas kepada jajarannya secara internal nantinya begitu dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara.
Menurutnya, apa yang akan dilakukan beliau ke depannya harus bisa diserap dengan baik oleh birokrasi di Pemprov Sumut.
"Tentunya konsolidasi internal perlu dilakukan pada masa transisi kekuasaan ini guna memberikan gambaran perencanaan pembangunan sesuai dengan visi dan misi beliau dan tentunya disesuaikan dengan rencana jangka panjang nasional dan daerah. Jangan sampai birokrasi di provinsi merasa tertekan dan kebingungan mau melaksanakan apa dan bagaimana karena posisi kekuasaan beliau," ungkap Indra Fauzan kepada wartawan, Jumat (29/11/2024).
Indra kemudian memaparkan, langkah yang dilakukan Bobby selanjutnya membenahi apa yang menjadi isu isu yang selalu beliau sebutkan saat kampanye kemarin. Banyak pekerjaan rumah terkait infrastruktur yang tidak terlaksana dengan baik pada periode sebelumnya.
"Yang selalu beliau sampaikan terkait jalan provinsi masih banyak belum maksimal. Jadi, saya rasa beliau juga akan berusaha keras untuk mengembangkan infrastruktur di Sumatera Utara, baik jalan, jembatan, terutama didaerah daerah perbatasan atau daerah daerah yang jauh dari Medan seperti, Nias dan daerah daerah lainnya," katanya.
Pekerjaan rumah lainnya adalah komunikasi dan koordinasi antara provinsi dengan pemerintah kabupaten/ kota yang selama ini menjadi hambatan dalam pembangunan. Menurutnya, hambatan dalam komunikasi jangan sampai pemerintah provinsi dan kabupaten/kota jalan sendiri. Akibatnya program kerja tidak sinkron dan rapi.
"Tagline Bobby - Surya adalah Kolaborasi Sumut Berkah. Pemerintah yang membangun kolaborasi. Jadi, kolaborasinya perlu ditekankan dengan kuat karena kan pemerintah beliau tidak bisa jalan sendiri.
Kesehatan dan pendidikan juga menjadi prioritas. Harusnya ini bukan masalah bagi beliau dengan pengalaman menjadi Walikota Medan. Harusnya tidak ada masalah," tambahnya.
Indra juga mengatakan, jaringan politik Bobby yang sampai ke nasional ditambah hubungan politik yang baik harus dijaga dan tentunya dengan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintahan pusat. Dengan begitu anggaran pusat dapat turun ke sumut untuk melanjutkan proyek strategi nasional seperti melanjutkan pembangunan Tol Kisaran - Rantau Prapat atau Rantau Prapat - Dumai - Pekanbaru.
Indra juga mengingatkan, Bobby tidak melupakan program yang menyangkut kesejahteraan masyarakat, buruh, nelayan, guru dan lain lainnya. Mengingat, dalam misi Bobby akan mengembangkan ekonomi hijau dan ekonomi biru.
"Hal ini tentunya menjadi tantangan belaiu untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan menjadi green leadership yang sukses. Tantangan yang paling kuat tentunya di internal birokrasi, beliau harus mampu meyakinkan rakyat Sumatra Utara bahwa pemerintahnya bersih dari korupsi yang selama ini bercokol di birokrasi Sumut. Nepotisme terkait kue pembangunan dan juga kolusi terkait proyek proyek infrastruktur jangan sampai muncul anggapan bahwa pemerintah Bobby Nasution sama saja dengan pemerintahan sebelum sebelumnya," tegasnya..
"Begitu juga meritokrasi yang dijanjikan harus dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel serta menjaga wibawa kekuasaan beliau nantinya," pungkasnya
Sementara itu, Akademisi dari UIN Sumut, Dr. Fakhrur Rozi, M.I.Kom, menambahkan, Bobby Nasution tetap bekerja on the track sesuai dengan tugas pokok dan fungsi gubernur sebagai perpanjang tangan pemerintah pusat di daerah.
"Pengalaman di Medan akan memudahkan Bobby mengelola Pemprov Sumut. Harus disadari kepentingan dan kebutuhan warga Sumut lebih kompleks dibandingkan kepentingan dan kebutuhan warga Medan," ujarnya.
Kondisi geografis dan demografis masyarakat Sumut menjadi tantangan untuk menyelaraskannya dengan program kerja Bobby - Surya 2025-2030.
"Dalam konteks ini, komunikasi yang harmoni dengan semua elemen pembangunan cukup menentukan. Saya percaya Bobby dan Surya, yang dapat disebut representasi pantai barat dan pantai timur Sumatera Utara, mampu mengelola komunikasi yang berkualitas," tukas Dosen Ilmu Komunikasi ini.
Terakhir, selain langkah konkret mewujudkan visi misi pemerintahan yang disampaikan saat kampanye, adalah memastikan program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah pusat berjalan maksimal.
"Salah satunya mungkin dengan menyiapkan sharing (berbagi) anggaran dari APBD dan melibatkan industri yang ada di Sumut mendukung program tersebut," pungkasnya.
Soal masa transisi, menurut Dr. Rozi, nantinya perlu dikonkretkan setelah ada pengumuman resmi dari KPU terkait hasil Pilgubsu 2024. "Karena masa transisi ke pemerintahan Bobby nantinya tidak akan rumit. Pemprovsu sudah 1 tahun lebih dijabat Pj Gubsu. Kepentingan politik yang lama relatif sudah tereduksi. Dan tentu saja, lebih memudahkan proses transisi itu," ucapnya.(Rel)
Medan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Senin (4/5/2026) kemarin meringkus seorang pengedar narkoba, yang biasa menjual
Hukum
Medan sumut24.co Komitmen tegas dalam memerangi bahaya narkotika terus diperkuat oleh Lanud Soewondo melalui kegiatan sosialisasi Pencegah
News
Tidak Kooperatif,Kompol DK Dipecat
kota
Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal
kota
Deliserdang Sumut24.co Terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat tanah, Roni Paslani (46), warga Jalan Pengabdian, Desa Bandar Setia, Kecamata
Hukum
Digerebek di Simpang Tiga! Polsek Padang Bolak Paluta Ringkus Pemilik Sabu, Jaringan Masih Diburu
kota
AIPTU Daulat Matondang Naik Pangkat Pengabdian Menjadi IPDA, Ini Pesan Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara
kota
Ngeri! Truk Tangki Lepas Kendali di Batang Toru, Satu Tewas dan Bangunan Hancur
kota
Bupati Paluta Reski Basyah Harahap Tinjau Mako Polres Sementara di Aek Suhat, Siap Perkuat Keamanan Masyarakat
kota
Razia Internal! Propam Polres Padang Lawas Bongkar Potensi Judi Online di HP Anggota
kota