Belasan Siswa SDN 060870 Medan Mengalami, Mual, Muntah dan Lemas Diduga Usai Menyantap MBG.
Belasan Siswa SDN 060870 Medan Mengalami, Mual, Muntah dan Lemas Diduga Usai Menyantap MBG.
News
Baca Juga:
- Nama Gubernur Bobby Nasution kembali Tersorot saat Konfrensi Pers OTT Wamenaker di KPK, Ini Keterangan Setyo Budiyanto.
- Gurita OTT Madina, Mengenal Sepupu dan Tangan Kanan Bobby Nasution, DR : Dari Kontraktor ke Pusaran Agen dan Kasus Korupsi Proyek, Mampukah KPK..?
- Lingkaran Top Tunjukkan Taji, Dikky Anugerah Panjaitan Paksakan Musdalub Pramuka Jual Nama Bobby Nasution,Ini Sorotan LHKPN DA
Deliserdang | Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Bobby Nasution, kembali mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumut 2024.
Ajakan itu disampaikan Bobby saat dirinya hadir di kegiatan Tabligh Akbar Majelis Taklim Halimah Indonesia (MTHI) Sumut yang digelar di Lapangan Sei Semayang Kebon, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (16/11/2024).
"Jangan hanya karena berbeda pilihan membuat kita, masyarakat, terpecah belah. Tetap yang paling utama adalah menjaga persatuan dan kesatuan serta keharmonisan bermasyarakat," kata Bobby.
Katanya, masyarakat harus sadar bahwa pesta demokrasi baik pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah, akan berlangsung setiap 5 tahun sekali. Oleh karena itu, agenda 5 tahunan itu jangan sampai membuat masyarakat terpecah.
"Kita ini, yang harus disadari setiap 5 tahun sekali akan mengikuti periodesasi pemilihan, mulai dari pilpres, pemilihan DPR mulai RI, provinsi dan kabupaten kota, terus pemilihan kepala daerah," sebutnya.
"Kalau setiap 5 tahun kita diajarkan membenci, menghina, memfitnah, pertanyaannya, di 5 tahun keberapa Indonesia ini akan pecah. Karena kalau setiap hari kita diajarkan membenci, mungkin 40 persen saja masyarakat Sumut, 40 persen saja masyarakat Indonsesia kerjaannya saling membeci, bisa-bisa pecah negara kita," lanjutnya.
Jadi, lanjutnya, dalam memilih pemimpin masyarakat diharap tidak hanya melihat program dari calon yang akan dipilih, tetapi juga melihat gaya dan cara kampanyenya. Menurutnya, paslon yang menang dari hasil menjek-jelekkan dan memfitnah, di masa kepemimpinanannya tidak akan merasa tenang.
"Dalam memilih pemimpin selain melihat orangnya, programnya, lihat juga cara kampanyenya. Kalau cara kampanyenya menjelekkan, memfitnah, menjatuhkan, saya yakin ketika dia menjabat enggak tenang hatinya dalam menjalankan jabatan itu. Karena, dia akan merasa mendapatkan jabatan itu karena menghina-hina dan menjelek-jelekkan orang," katanya.
Oleh karena itu, Bobby mengajak masyarakat khususnya jamaah MTHI Sumut untuk terus menjaga persatuan dengan tidak menyebarkan fitnah, berita bohong dan menjelek-jelekkan paslon lain.
"Dalam kesempatan kali ini, mohon izin kami memohon, mengajak masyarakat, kami ingin menjadikan politik hari ini dan ke depannya politik sopan santun, politik riang gembira bukan politik bermusuhan," katanya lagi.
"Oleh karena itu, sepulang dari sini, biasanya ibu-ibu ini grup WA nya banyak, facebooknya pun banyak kali, kalau nanti di grup WAnya ada yang menebar fitnah, menjelekkan paslon lain, minimal diamkan, jangan di forward (diteruskan), diamkan saja," tandas Bobby. (rel)
Belasan Siswa SDN 060870 Medan Mengalami, Mual, Muntah dan Lemas Diduga Usai Menyantap MBG.
News
Juni September 2027 BNNP Sumut Musnahkan 10 Kg Sabu & Ratusan Kilo Ganja
News
Dua Penumpang Pesawat Gagal Selundupkan Sabu dari Kualanamu ke Kendari
kota
Medan sumut24.co Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Johor, Jhony M Manik sebut pekerjaan proyek pembangunan sist
Kota
Osriel Limbong Jika Pansus Ijazah Bergulir, Gibran Harus Berani Buka Bukti atau Pertimbangkan Mundur Terhormat
News
Timor Leste Buka Jalan ke Asia Championship 2027 di Sentul
News
Pemerintah Targetkan 919 Unit Huntap di Sumut Rampung Akhir 2026
News
Pakar Hukum Universitas Ekasakti Soroti Konsekuensi Putusan MK, DPR Jadi Perhatian Publik
Politik
Kabar Baik! Pemkab Palas Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat, PPTKH Disetujui Seluas 1.897,89 Hektare
News
Bupati Gus Irawan Desak Huntap Tapsel Dipercepat Jangan Biarkan Warga Korban Bencana Terus Menunggu!
News