KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Baca Juga:
- Nama Gubernur Bobby Nasution kembali Tersorot saat Konfrensi Pers OTT Wamenaker di KPK, Ini Keterangan Setyo Budiyanto.
- Gurita OTT Madina, Mengenal Sepupu dan Tangan Kanan Bobby Nasution, DR : Dari Kontraktor ke Pusaran Agen dan Kasus Korupsi Proyek, Mampukah KPK..?
- Lingkaran Top Tunjukkan Taji, Dikky Anugerah Panjaitan Paksakan Musdalub Pramuka Jual Nama Bobby Nasution,Ini Sorotan LHKPN DA
Ajakan itu disampaikan Bobby di acara Konsolidasi Pengurus DPD dan DPC Pasti (Pendukung Sejati) Bobby yang digelar di Cafe De'Nasty, Jalan Batang Kuis, Pasar 7, Simpang Jodoh, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (25/09/2024) siang.
"Mohon agar menyampaikan ke masyarakat dapat menyampaikan program-program Bobby-Surya khususnya program berobat pakai KTP dan restorative justice," ajak Bobby di acara Konsolidasi Pengurus DPD dan DPC Pasti (Pendukung Sejati) Bobby.
Sebelum mengajak, Bobby menjelaskan dua program itu merupakan hal yang penting bagi masyarakat khususnya masyarakat kecil. Katanya, kehadiran pemerintah pada sektor kesehatan dan hukum sangat dibutuhkan.
"Masyarakat itu ingin merasakaan kehadiran pemimpin itu di dua kondisi. Pertama, saat masyarakat sakit dan saat tersandung hukum," kata Bobby.
Untuk itu, dua sektor tersebut akan dikuatkan Bobby-Surya melalui program berobat dengan hanya menggunakan KTP, dan program restorative justice.
"Saat kondisi sakit mereka perlu perhatian, sentuhan, perhatian dari pemerintah. Dan, itu sudah kami lakukan di Medan melalui program berobat gratis hanya dengan KTP," jelasnya
"Dan, untuk di Sumut, seluruh masyarakat Sumut sudah kami hitung2 maksimal paling lama 3 tahun seluruh masyarakat sudah bisa beribat pakai KTP," tutur Bobby.
Program restorative justice, jelas Bobby, akan melindungi masyarakat yang tersandung masalah kecil. Katanya, program itu untuk menyelesaikan persoalan yang tidak seharusnya dibawa ke ranah hukum.
Untuk itu, dia pun mengajak dan berharap agar seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat bisa berperan aktif agar masalah seperti kecil dapat diselesaikan melalui Rumah Restorative Justice yang akan dibuat di setiap desa.
"saya banyak dapat laporan dari opung-opung kita yang tempat tinggalnya dekat dengan industri kelapa sawit, hanya karena ngambil berondolan ditangkap. Ini salah satu cash yang tak perlu dianggap kriminal. Karena kondisi itu kami akan membuat di setiap desa rumah restorative justice," terangnya lagi.
"untuk semua masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, bisa berperan aktif agar masalah seperti ini dapat diselesaikan," tutup Bobby.
Sementara itu, Pembina DPD Pasti Sumut Erwan Rozadi yakin Bobby Nasution akan sukses memajukan Sumatera Utara sebagaimana sukses memimpin Kota Medan.
"Saya yakin dan percaya Booby telah berbuat untuk Medan. Hanya Medan yang bisa berobat dengan hanya menggunakan KTP, insyaallah akan dibuat se Sumut," tutur Erwan. (rel)
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News
Kinerja Kadis PUPR Tapsel Disorot Temuan BPK Rp1,345 Miliar, Proyek Bermasalah hingga Dipanggil KPK, Bupati Gus Irawan Diminta Segera Evalu
kota
Agus Syahdeman Diminta Kawal Pembangunan hingga Kantor Nagari Sungai Gando
kota
Pertandingan Persahabatan PTM Eksekutif Sumut dan Pasukan Pimpong Putrajaya Malaysia Pererat Silaturahmi
Sport
Gubsu Bobby Nasution Dorong Bank Sumut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Sumatera Utara
kota
Bupati Tapsel Gus Irawan Ajak BKMT Perkuat Nilai Agama, Bentengi Keluarga dari Tantangan Zaman
kota
Hari Jadi Polwan ke78, Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL Perempuan dan Sambangi Panti Jompo
kota