Senin, 30 Maret 2026

DPRD Medan Pertanyakan Pencoretan Parkir Meter

Administrator - Rabu, 26 Oktober 2016 11:08 WIB
DPRD Medan Pertanyakan Pencoretan Parkir Meter

Medan|SUMUT24 Dinas Perhubungan dinilai tidak konsisten dalam melaksanakan program, terkait parkir meter di Kota Medan. Padahal selama ini Dinas Perhubungan kerap melontarkan wacana program parkir meter yang diproyeksikan bisa menambah pendapatan bagi Pemerintah Kota Medan.

Baca Juga:

“Saya ingin mempertanyakan kenapa program parkir meter dihapus pada 2016, padahal selama ini Dinas Perhubungan bersemangat dengan program ini dalam rangka meningkatkan PAD,” jelas Anggota DPRD Medan HT.Bahrumsyah SH, dalam rapat pembahasan P-APBD TA 2016, di Ruang Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Ramli, Selasa (25/10).

Bahrum mengatakan, jika program parkir meter menjadi prioritas sebaiknya program ini dilaksanakan. “Kita ingin penjelasan ini,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan yang menilai alasan Kepala Dinas Perhubungan Renward Parapat tidak dapat diterima, mengingat selama ini selalu bilang parkir meter bisa meningkatkan pendapatan.

“Katanya bisa meningkatkan PAD, tapi kenapa di hapus. Padahal selama ini bilang kalau tak dibuat begini tak naik pendapatan,” jelasnya.

Boydo menyarankan agar program ini dilanjutkan saja. “Pogram ini mestinya dilaksanakan tahun ini, kemudian di 2017 program ini dimatangkan,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Medan lainnya, Beston Sinaga yang meminta Program ini tidak dicoret. “Saya minta program ini tidak dicoret,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat mengatakan program parkir meter dengan nilai Rp.1,6 Miliar tidak dicoret hanya dirasionalisasi. “Tidak dicoret, hanya dirasionalisasi. Program akan dilanjutkan pada 2017 mendatang,” jelasnya.

Diakuinya juga, kenapa program tersebut tidak dilaksanakan 2016 dikarenakan kemungkinan program tersebut tidak bisa maksimal diproses. “Bayangkan saja, program itu kan tender, jadi tak mungkin dikakukan pada 2016 ini, makanya kita laksanakan di 2017,” jelasnya.

Dikatakannya juga, kemungkinan besar parkir meter akan dilaksanakan di 2017 dengan prioritas utama di inti kota.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
Pengamat Kritik Keras: Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,  Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
Sumut Zero Pengungsi, Korban Bencana Kini Tempati Huntara dan Huntap
komentar
beritaTerbaru