Pemko Medan Gunakan OIF UMSU Tentukan Awal Ramadhan

Medan | SUMUT24
Pemerintah Kota Medan menjadikan Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah
Sumatera Utara (OIF UMSU) sebagai tempat pengamatan dan sidang isbat penentuan awal Ramadhan 1437
Hijriyah. Rencana pemantauan hilal akan dilaksanakan pada awal Juni, Minggu (5/6/2016), di Gedung Kampus
Pascasarjana Lantai 7 di Jalan Denai Medan.
Sesuai jadwal pengamatan dan sidang isbat akan dihadiri Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Ketua MUI dan
pejabat BMKG. Untuk persiapan pelaksanaan pengamatan, Kepala Sub Bagian Agama Pemko Medan, Rizal Dongoran, mewakili Wali Kota Dzulmi Eldin bersama staf telah meninjau kantor pusat OIF di Lantai VIII Gedung Kampus
Pascasarjana UMSU, pekan lalu.
Kunjungan Rizal bersama staf Pemko Medan ke OIF diterima oleh Rektor UMSU Dr Agussani juga Ketua OIF UMSU Dr Arwin Juli Rakhmat Butar-butar serta staf OIF.
“Kunjungan kami ke OIF UMSU untuk memastikan lokasi dan persiapan guna melakukan pengamatan hilal dalam penentuan awal Ramadhan nanti,” ujar Kassubag Agama Pemko Medan Rizal Dongoran di sela kunjungannya di
OIF.
Diutarakan Rizal, dari hasil survei, OIF pantas menjadi lokasi pemantauan hilal karena dilengkapi dengan
teleskop yang memadai. Sebab, teleskop itu tidak perlu digotong-gotong seperti yang dilakukan panitia
sidang isbat selama ini karena dilengkapi tangga ataupun lift.
Sementara, Rektor UMSU Dr Agussani MAP mengatakan, OIF telah memiliki sejumlah teleskop canggih berbasis digital. Teleskop tersebut memudahkan siapa saja yang mengamati hilal meski pada siang hari. Pengamatan
dengan menggunakan teleskop OIF dapat langsung terekam komputer dan hasilnya terdokumentasi sehingga
menjadi bahan kajian yang hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Pengamatan hilal bersama Pemko Medan, MUI dan bekerjasama dengan BMKG tidak hanya bermanfaat untuk
masyarakat muslim di Sumatera Utara. Kegiatan ini juga bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi
di antaranya melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Oleh sebab itu, sambung Agussani, rencana menjadikan OIF UMSU sebagai lokasi pengamatan hilal awal
Ramadhan disambut baik. Menurut dia, rencana itu sangat positif dan pihaknya siap menerima dengan tangan
terbuka jika Pemko Medan ingin menjadikan OIF UMSU sebagai lokasi pengamatan hilal penetapan awal
Ramadhan.
“Momen pengamatan hilal awal ramadhan di OIF UMSU juga dijadikan untuk melanjutkan kerjasama antara UMSU dan Pemko Medan yang sebelumnya sudah pernah ditandatangani,” imbuhnya
Kepala OIF UMSU, Dr Arwin Juli Rakhmat Butar-Butar menambahkan, sesuai pertemuan dengan Kassubag Pemko Medan rangkaian acara pengamatan hilal dan sidang isbat akan disusun oleh Pemko Medan. Hasil sidang isbat
akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat luas dan media setelah panitia melakukan pengamatan
hilal menjelang waktu salat Magrib.
Majelis Ulama Indonesia Kota Medan mengusulkan OIF UMSU menjadi lokasi pusat pengamatan hilal dalam
menentukan awal Ramadhan. Sebab, OIF UMSU yang terletak di lantai tujuh gedung pascasarjana itu posisinya
sangat strategis.
OIF UMSU, lanjutnya selain posisinya strategis juga dilengkapi dengan peralatan pengamatan yang lengkap
dan canggih sehingga memungkinkan untuk menghasilkan pengamatan lebih baik.
“Saya pun sudah melihat langsung berbagai peralatan yang dimiliki OIF UMSU, sangat lengkap. Menurut saya,
ini bisa menjadi satu solusi untuk menjawab berbagai persoalan keumatan, diantaranya tentang penentuan
awal Ramadhan juga penentuan arah kiblat masjid,” ujar Ketua Dewan Fatwa Dakwah Majelis Ulama Indonesia
(MUI) Kota Medan, KH Zulfiqar Hajar. (R.05