Senin, 06 Juli 2026

Aturan Baru Pemain PSMS Larang Gunakan Telepon

Administrator - Selasa, 26 Januari 2016 11:56 WIB
Aturan Baru Pemain PSMS Larang Gunakan Telepon

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Gara-gara PSMS kalah saat uji coba menghadapi PS TNI lewat drama adu penalti, manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan ini membuat aturan baru.

Mereka melarang pemain tak bisa leluasa menggunakan telepon selulernya lagi untuk sekadar menghubungi keluarga. Larangan penggunaan telepon selularnya sebelum menjalani pertandingan. Sehingga seluruh barang pribadi setiap pemain wajib dikumpulkan.

Asisten pelatih PSMS Eddy Syahputra membenarkan adanya peraturan baru itu. “Ya, peraturannya bagus sih bagus. Pemain jadi lebih fokus sebelum bertanding dengan enggak ada pegang handphone. Cuma ya kita jadinya agak bosan aja enggak ada pegang handphone. Jalani sajalah peraturannya,” katanya saat dihubungi via selular, Minggu (24/1).

Peraturan itu katanya berlaku sejak Sabtu (23/1) kemarin. “Iya karena tim kami kalah dan mainnya jelek. Sebenarnya mainnya enggak jelek cuma kita kecolongan saja satu gol. Makanya dari situ mulai ada peraturan baru,” katanya.

Ia menilai peraturan tersebut bagus meski sedikit risih bagi pemain. “Tapi, kami ingin buat perubahan,” ujarnya.(malaon)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
Soal Tudingan Penganiayaan Terhadap Tersangka SH, Ini Penjelasan Kepala BNNK Deli Serdang
Satres Narkoba Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Vape Ilegal Internasional Disalah Satu Hotel di Medan
Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI
RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih dengan tek
komentar
beritaTerbaru