Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
News
Baca Juga:
Pemerintah Kota Padangsidimpuan terus mendorong peningkatan produksi pertanian lokal, khususnya komoditas cabai merah, sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi daerah.
Upaya tersebut ditandai dengan kegiatan Tanam Perdana Cabai Merah di lahan pertanian Dusun Simanabun, Desa Bargot Topong, Jumat (30/10/2026). Program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ketersediaan cabai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Padangsidimpuan, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, mengatakan pengembangan komoditas cabai tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap sektor pertanian di daerah.
Dalam kesempatan itu, Rahmat meminta kelompok tani penerima bantuan agar memanfaatkan program tersebut secara maksimal. Menurutnya, keberhasilan pertanaman tidak hanya bergantung pada bantuan bibit maupun sarana produksi, tetapi juga keseriusan petani dalam melakukan perawatan.
Ia menekankan pentingnya pengawasan tanaman secara rutin, termasuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga sejak masa penanaman hingga memasuki masa panen.
"Harapan kita, bantuan yang diberikan pemerintah provinsi ini dapat memberikan hasil yang lebih besar. Kalau hari ini diberikan sepuluh, kita berharap hasilnya bisa menjadi lima puluh. Karena itu, tanaman ini harus dirawat dengan baik, diperiksa setiap hari, baik pagi maupun sore," ujarnya.
Sekda menjelaskan, hasil produksi yang optimal akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Selain itu, keberhasilan kelompok tani dalam mengembangkan komoditas cabai juga dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah provinsi untuk kembali memberikan dukungan pada tahun mendatang.
Menurutnya, peningkatan produksi cabai memiliki arti penting bagi perekonomian daerah. Pasalnya, cabai termasuk komoditas pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat dan pergerakan harganya kerap memengaruhi tingkat inflasi.
Pemko Padangsidimpuan berharap hasil panen dari Desa Bargot Topong nantinya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal. Bahkan, apabila produksi mengalami peningkatan dan mencukupi kebutuhan daerah, hasil pertanian tersebut berpeluang dipasarkan ke wilayah lain.
"Harapan kita, produksi cabai ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Padangsidimpuan. Bahkan, apabila produksinya mencukupi, daerah lain juga dapat melirik hasil pertanian kita untuk memenuhi kebutuhan mereka," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan, Edi Darwan, SP, menerangkan bahwa bantuan pengembangan cabai merah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diarahkan untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kapasitas produksi pertanian masyarakat.
Ia menyebutkan, pertanaman cabai merah periode kedua ini diproyeksikan memasuki masa panen pada Ramadan mendatang. Dengan demikian, hasil produksi diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan serta menekan potensi kenaikan harga cabai menjelang Idulfitri dan Iduladha.
Edi juga mengajak seluruh kelompok tani agar lebih optimal dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam yang tersedia di wilayah masing-masing. Menurutnya, penguatan sektor pertanian harus dibarengi dengan perubahan pola pikir masyarakat agar tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Ia berharap masyarakat semakin terdorong mengembangkan komoditas unggulan daerah sehingga kebutuhan pangan dapat dipenuhi melalui hasil produksi petani lokal.
Dukungan terhadap program pengembangan cabai merah tersebut juga disampaikan Wakapolres Padangsidimpuan, Kompol Parlindungan Panjaitan, SH, MH. Ia menegaskan bahwa Polri siap mendukung berbagai program pemerintah, termasuk kegiatan di sektor pertanian yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.
Menurut Parlindungan, ketersediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau turut berpengaruh terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Apabila terjadi inflasi akibat kurangnya pasokan kebutuhan pokok, dampaknya juga dapat memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, Polri mendukung program pemerintah agar ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap terjaga," ungkapnya.
Melalui pengembangan pertanaman cabai merah di Desa Bargot Topong, Pemko Padangsidimpuan berharap sektor pertanian semakin produktif dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan daerah. Dengan meningkatnya produksi komoditas strategis seperti cabai merah, ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah diharapkan dapat berkurang, sementara stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi di Kota Padangsidimpuan dapat semakin terjaga.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
News
Pererat Sinergi Ulama dan Polri, Kapolresta Deli Serdang Kunjungi MUI Kabupaten Deli Serdang
News
Jambret yang Pura Pura Jadi Ojol Diringkus Beraksi 47 Kali di Medan Tuntungan
News
Satgas Pangan Polri dan Polda Sumut Temukan Beras Fortifikasi di Pabrik Tembung
News
Kapolda Sumut Gandeng Sultan Deli XIV dan FKN Rawat Keberagaman, Perkuat Persatuan di Sumut
News
Perayaan Puncak HUT PP ke 67, MPC PP Kota Medan Bagikan 670670 Paket Sembako Kapada Pakir Miskin & Anak Yatim.
News
Koper Berbalut Plastik Biru Berisi 15 Kg Ganja, Satnarkoba Polres Tapsel Amankan Pria 49 Tahun
News
Pemkab Madina dan BPJS Kesehatan Perkuat Program JKN, Saipullah Pastikan Seluruh Warga Mudah Berobat
News
Bidik Panen Saat Ramadan, Pemko Padangsidimpuan Perkuat Produksi Cabai Lokal
News
Kapolres Dhery Pimpin Pemusnahan 705 Botol Miras, Forkopimda dan Ulama di Paluta Kompak Jaga Kamtibmas
News