Selasa, 27 Oktober 2026

Karhutla Kaltim-Kalteng Makin Jadi Sorotan, 200 Brimob Dikerahkan Polri

Administrator - Selasa, 27 Oktober 2026 15:51 WIB
Karhutla Kaltim-Kalteng Makin Jadi Sorotan, 200 Brimob Dikerahkan Polri
Polri resmi mengerahkan 200 personel Brigade Mobil (Brimob) ke Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Kalteng – Polri resmi mengerahkan 200 personel Brigade Mobil (Brimob) ke Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga:

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan resminya pada Senin, (26/10/2026) mengatakan pengerahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan karhutla secara terpadu, mulai dari pemadaman hingga penegakan hukum.

Dari total personel tersebut, 100 anggota ditempatkan di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Sementara 100 personel lainnya dikerahkan ke Kalimantan Tengah, termasuk untuk menangani karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Upaya ini dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait dan masyarakat agar dampak karhutla dapat diminimalkan," kata Trunoyudo.

Di Kalimantan Timur, 100 personel berasal dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II.

Mereka ditugaskan membantu penanganan titik api di Kutai Timur sekaligus mendukung mitigasi karhutla di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Timur, Kutai Barat, dan Paser.

Sementara itu, 100 personel lainnya berasal dari Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II dan ditempatkan di Kalimantan Tengah.

Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena membutuhkan penanganan secara intensif.

Bareskrim Ikut Selidiki Dugaan Pidana

Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui upaya pemadaman. Polri juga menyiapkan personel untuk mengusut dugaan tindak pidana yang mungkin berkaitan dengan kebakaran.

Sebanyak 10 personel Bareskrim ditugaskan, masing-masing lima orang di Kalimantan Timur dan lima orang di Kalimantan Tengah.

Mereka akan membantu penyelidikan terkait penyebab kebakaran sekaligus mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana.

Trunoyudo menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama antara petugas di lapangan, pemerintah daerah, serta masyarakat.

"Polri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat, baik dalam membantu pemadaman maupun menegakkan hukum apabila ditemukan pelanggaran," kata dia.

Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api," sambungnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api baru dan memperluas dampak karhutla.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Silaturahim Kebangsaan, Kapolda Sumut dan Gema Santri Nusa Perkuat Sinergi Ulama-Polri
KAPOLRI Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati 22 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
Ucapan Selamat Dr. H. Hery Subiansauri atas Amanah Baru Irjen Pol. Arman Achdiat
Hery Subiansauri Ucapkan Selamat Sukses Kepada Jenderal Polisi Dr. (HC) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Resmi Dilantik Sebagai Kapolri
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
Yayasan Brata Bhakti Sumut Beri Bantuan Beasiswa dan Santunan Kepada Anak Yatim Polri
komentar
beritaTerbaru