Senin, 19 Oktober 2026

Dua Program TJSL Inalum di Kuala Tanjung Terima Penghargaan Gold ISDA 2026

Administrator - Senin, 19 Oktober 2026 15:30 WIB
Dua Program TJSL Inalum di Kuala Tanjung Terima Penghargaan Gold ISDA 2026
Sumut24.co
Perwakilan PT Inalum saat menerima penghargaan Gold ISDA 2026.(Sumut24)
sumut24.co -BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melalui program Inalum ISP meraih dua penghargaan Gold dalam ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026.
Penghargaan diberikan atas keberhasilan program pemberdayaan masyarakat Bank Sampah Berseri dan Gubuk Jamur Dani di Desa Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Baca Juga:
Dua penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular serta pengembangan usaha produktif yang berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
Kepala Grup Layanan Strategis Inalum, Daniel Hutauruk menjelaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian perusahaan, melainkan juga pengakuan atas kolaborasi dan kerja bersama masyarakat dalam mengembangkan program yang memberikan manfaat nyata.

"Penghargaan ini bukan hanya pencapaian perusahaan, tetapi juga apresiasi atas proses dan kerja bersama masyarakat. Bank Sampah Berseri dan Gubuk Jamur Dani kami kembangkan dengan semangat memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi yang ada di lingkungannya menjadi sesuatu yang bernilai,"kata Daniel, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, ISDA merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) untuk mengapresiasi perusahaan dan lembaga yang menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Penilaian ISDA mengacu pada 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs serta berlandaskan prinsip ISO 26000 sebagai panduan tanggung jawab sosial.

Salah satu program Inalum yang meraih penghargaan Gold adalah Bank Sampah Berseri di Desa Kuala Tanjung. Program ini dikembangkan melalui pendekatan ekonomi sirkular dengan mendorong masyarakat memandang sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang dapat dikelola dan memiliki nilai ekonomi.

Melalui pengelolaan dan pemilahan sampah berbasis masyarakat, program ini rata-rata mampu mengelola 76.444,6 kilogram sampah organik dan 22.346,8 kilogram sampah anorganik per tahun.

Program tersebut juga mencakup penguatan kelembagaan bank sampah serta peningkatan partisipasi masyarakat dan sekolah sebagai nasabah.

Upaya ini diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah, meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi dari hasil pengelolaan sampah.

"Ini melibatkan masyarakat secara langsung, Bank Sampah Berseri tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga membangun kebiasaan pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,"ucap Daniel.

Ia menyebut, kedua program yang diraih penghargaan Gold adalah Gubuk Jamur Dani, sebuah program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha budidaya jamur tiram putih.

Sebelum mendapatkan dukungan dari Inalum, Gubuk Jamur Dani memiliki kapasitas produksi sebanyak 90 baglog per hari, dengan hasil panen berkisar 3–8,5 kilogram per hari.
Melalui intervensi berupa bantuan mesin steamer, kapasitas produksi meningkat menjadi 270 baglog per hari atau tiga kali lipat dari kapasitas sebelumnya. Hasil panen pun meningkat menjadi 7–22 kilogram per hari.

Selain dukungan sarana produksi, program juga dilengkapi pendampingan untuk memperkuat proses budidaya, meningkatkan produktivitas, dan mengembangkan usaha agar dapat berjalan secara lebih profesional dan berkelanjutan.

"Saat ini, Gubuk Jamur Dani mempekerjakan lima orang. Usaha ini mampu membukukan pendapatan kotor sekitar Rp8,6 juta per bulan, dengan pendapatan bersih mencapai Rp3,609 juta per bulan,"jelasnya.

Atas dukungan terhadap usaha produktif masyarakat dapat membuka peluang kerja sekaligus memperkuat sumber pendapatan keluarga. Inalum mendorong masyarakat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Keberhasilan Bank Sampah Berseri dan Gubuk Jamur Dani mencerminkan pendekatan TJSL Inalum yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pemberdayaan.

Kedua program tersebut menggabungkan penguatan kapasitas masyarakat, pemanfaatan potensi lokal, serta pengembangan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian.
Daniel menjelaskan, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak cukup diukur dari bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk melanjutkan dan mengembangkan program secara mandiri.

"Kami ingin program TJSL tidak berhenti pada bantuan. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesempatan untuk mengembangkan kegiatan yang produktif. Sehingga manfaat program dapat terus dirasakan dalam jangka panjang,"ungkapnya.

Daniel menambahkan, penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan potensi lokal menjadi bagian penting dari upaya perusahaan agar program TJSL memberikan dampak yang berkelanjutan, baik dalam aspek lingkungan maupun ekonomi.

Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Inalum untuk terus mengembangkan berbagai inisiatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Dengan semangat tumbuh bersama masyarakat, Inalum bertekad melanjutkan berbagai inisiatif yang dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan,"tutup Daniel.(Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Terima Hasil Exit Meeting BPK, Realisasi Belanja Dan Peringkat Ketiga se-Sumut
Bupati Bersama Forkopimda Pakpak Bharat Menerima Kunjungan Kerja Tim Satgas PRR
Inalum Bantu Korban Puting Beliung
Bupati Asahan Buka Rakor Evaluasi Program MBG : Pastikan Makanan Bergizi, Aman, dan Berkualitas untuk Anak-Anak
Program TMMD Kabupaten Pakpak Bharat Dipusatkan Jalan Menuju Desa Sbongkaras Kecamatan Salak
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP Melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan
komentar
beritaTerbaru