Rabu, 14 Oktober 2026

RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026

Administrator - Rabu, 14 Oktober 2026 07:41 WIB
RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026

Kota Solok - Sumut24.co

Baca Juga:

Wali Kota Solok, Sumatera Barat, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, Sabtu (10/10/2026) bersama Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, di Lapangan Merdeka Kota Solok menghadiri pembukaan Festival Rakyat Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026, yang mengangkat tema "Sawah Dijago, Budaya Dipusako.


Mengangkat tema "Sawah Dijago, Budaya Dipusako", RSBG 2026 dirancang bukan semata sebagai panggung hiburan, melainkan ruang untuk mempertemukan tradisi, seni, kreativitas generasi muda dan kehidupan masyarakat dalam satu perhelatan budaya.

Wali kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, mengatakan Rang Solok Baralek Gadang bukan sekadar festival budaya, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat identitas masyarakat Kota Solok, melestarikan tradisi Minangkabau, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui tema 'Sawah Dijago, Budaya Dipusako".


Kegiatan Rang Solok Baralek Gadang ini
dimulai dari pawai budaya, permainan anak nagari, bakawua, prosesi ka sawah, silek tuo, seni pertunjukan, peragaan busana, hingga kegiatan membatik bagi generasi milenial, menjadi bagian dari upaya memperkenalkan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.

Rangkaian acara dimulai 10–13 Oktober 2026 dengan pusat kegiatan di Lapangan Merdeka dan Hamparan Sawah Kota Solok. Ragam seni tradisi, adat dan budaya ditampilkan; mulai dari mamutuih etongan mambuek hari, tunduek alek gadang, tradisi arak bako, turun mandi dan aqiqah, hingga batamek kaji. Tradisi yang hingga kini masih teguh dipegang masyarakat Kota Solok.


Tahun ini, pawai budaya juga dipadukan dengan tarian massal bertajuk Tapak Kubuang Tigo Baleh. Tarian yang dibawakan pelajar SMP se Kota Solok itu menyampaikan pesan soal semangat gotong-royong dalam kehidupan masyarakat, seperti yang diwariskan masyarakat terdahulu.

Diawali dengan Pawai Budaya Rang Solok Baralek Gadang yang menampilkan kekayaan tradisi, kesenian, dan identitas masyarakat Kota Solok. Yang turut disaksikan Senator Republik Indonesia asal Sumatera Barat, Irman Gusman, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Yozarwadi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di Kota Solok, sawah bukan sekadar hamparan hijau yang mengisi lanskap kota. Di baliknya hidup tradisi, pengetahuan, nilai kebersamaan, hingga jejak kehidupan masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Semangat itulah yang kembali dihidupkan melalui Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026,.

Dan salah satu tradisi adat Minangkabau yang menjadi bagian dari rangkaian perhelatan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) Tahun 2026 yaitu prosesi Bakaua.Tradisi ini, juga menjadi wujud pelestarian nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur. Dan merupakan, tradisi turun-temurun yang sarat makna kebersamaan, rasa syukur, serta harapan akan keberkahan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 30 sasaran silek dari Kota Solok dan daerah sekitarnya tampil memeriahkan Rang Solok Baralek Gadang di Lapangan Merdeka, Kota Solok, Sumatera Barat, sekaligus memperkuat upaya pelestarian seni bela diri tradisional Minangkabau.Kehadiran puluhan sasaran silek dalam satu panggung budaya menjadi ruang bagi para pesilat untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkenalkan Silek Tuo kepada generasi muda.


Melalui pertunjukan ini, nilai-nilai adat dan tradisi diharapkan tetap hidup di tengah perkembangan zaman serta diwariskan kepada generasi penerus, terutama melalui kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat secara langsung.Diharapkan dapat menjaga keberlangsungan seni bela diri tradisional Minangkabau sekaligus memperkuat posisi Kota Solok sebagai tujuan wisata budaya di Sumatera Barat

Tak ketinggalan, sajian komedi dari Kevin Cotok dan Edi Cotok turut dihadirkan untuk menghibur pengunjung di panggung utama.Dengan kombinasi antara pelestarian Silek Tuo, permainan tradisional, dan panggung hiburan modern, RSBG 2026 sukses membuktikan bahwa tradisi tidak harus statis.

Ekonomi dan budaya dapat berjalan berdampingan, menciptakan kebanggaan bagi Kota Beras Serambi Madinah sekaligus mendongkrak kesejahteraan rakyatnya.

Rang Solok Baralek Gadang terbilang istimewa. Tahun ini menjadi pelaksanaan ke-lima dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal tersebut menjadi bukti atas pengakuan nasional akan khazanah tradisi Kota Solok.


"Rang Solok Baralek Gadang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif, dan kesejahteraan masyarakat Kota Solok

Pemerintah Kota Solok melalui event Rang Solok Baralek Gadang 2026 terus mendorong pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah. Sekaligus potensi parawisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakatat.

Senator asal Sumbar, H. Irman Gusman menekankan bahwa, Rang Solok Baralek Gadang menjadi ruang penting untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kabupaten Solok Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana Selama Enam Bulan
Wali Kota Sawahlunto Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir Bandang Arosuka
WALI KOTA SOLOK, H.RAMADHANI KIRANA PUTRA MENGIKUTI PROSESI BAKAUA.
Bupati Solok Hadiri X Narkoba Nagari Kota Bawang Trail Adventure
Bupati Solok Buka Alek Buru Babi di Nagari Kuncia.
Kabupaten Solok Bidik Target Juara Umum Cabor Karate PORPROV 2026
komentar
beritaTerbaru