Patroli Malam Polres Palas Sasar Pusat Sibuhuan, Remaja yang Nongkrong Larut Diimbau Pulang
Patroli Malam Polres Palas Sasar Pusat Sibuhuan, Remaja yang Nongkrong Larut Diimbau Pulang
News
Baca Juga:
- Ketua TP PKK menyambut kunjungan Tim Evaluasi Lomba PHBS di Kelurahan Pematang Marihat Kecamatan Siantar Marimbun
- Pengurus TP PKK Madina 2026-2030 Resmi Dilantik, Bupati Saipullah Nasution Soroti Narkoba hingga Perkawinan Anak
- Ketua TP PKK menghadiri pertemuan bulanan TP PKK sekaligus mempersiapkan penilaian Lomba PHBS
Madina | Sumut24.co
Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, menyerahkan bantuan berupa kursi roda, tongkat kaki, tongkat ketiak, serta bingkisan kepada siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Madina, Senin (12/10/2026).
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Kompleks Pendidikan STAIN Madina, Panyabungan, tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus sekaligus pengingat pentingnya kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kabupaten Mandailing Natal.
Dalam kunjungan itu, Yupri tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang selama ini mendampingi siswa dengan penuh kesabaran, perhatian, dan kasih sayang.
Ia menegaskan, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh perhatian, perlindungan, serta pendidikan yang layak tanpa membedakan kondisi fisik maupun kemampuan masing-masing.
"Bagi pemerintah, tidak ada perbedaan. Semua anak adalah anak Madina, semua berhak mendapatkan kasih sayang, perhatian, dan pendidikan yang baik," kata Yupri.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus tidak boleh hanya dibebankan kepada pihak sekolah. Dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah diperlukan agar anak-anak tersebut dapat tumbuh, belajar, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Yupri juga menekankan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin atau kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wujud nyata penerapan nilai toleransi, kepedulian sosial, dan penghargaan terhadap sesama.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Madina, dr. Muhammad Faisal Situmorang, turut menyampaikan apresiasi kepada para pendidik SLBN Madina yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
Menurut Faisal, mendidik anak berkebutuhan khusus bukan hanya berkaitan dengan tanggung jawab profesional sebagai guru. Pengabdian tersebut juga memiliki nilai kemanusiaan dan dapat menjadi ladang ibadah.
Ia menyatakan, Disdikbud Madina akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan SLBN Madina.
Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi pemenuhan fasilitas dan kebutuhan sekolah, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Meski demikian, kebutuhan sekolah tidak hanya menyangkut bantuan alat bantu bagi siswa. Fasilitas pendukung pendidikan, termasuk asrama dan transportasi, juga menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Kepala SLBN Madina, Ahmad Undri, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua TP PKK Madina beserta rombongan. Ia berharap perhatian pemerintah daerah terhadap sekolah tersebut dapat berlanjut dalam bentuk dukungan nyata untuk menjawab kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.
Undri menjelaskan, SLBN Madina telah berdiri sejak 2007 dan saat ini menampung sebanyak 103 siswa.
Namun, di tengah upaya memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus, pihak sekolah masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah fasilitas asrama yang belum dapat difungsikan sebagaimana mestinya akibat keterbatasan biaya operasional.
Selain asrama, kendaraan antarjemput siswa juga membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Fasilitas transportasi dinilai penting untuk mendukung akses siswa menuju sekolah, terutama bagi mereka yang membutuhkan pendampingan dan sarana mobilitas khusus.
Kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar perhatian terhadap pendidikan inklusif dan pendidikan khusus tidak berhenti pada penyerahan bantuan sesaat.
Pemenuhan kebutuhan operasional, ketersediaan fasilitas yang layak, serta dukungan transportasi perlu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh siswa memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah siswa SLBN Madina juga menampilkan kemampuan dan bakat mereka di hadapan Yupri Astuti Saipullah Nasution bersama rombongan.
Penampilan para siswa menjadi gambaran bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan apabila didukung lingkungan pendidikan yang memadai, pendampingan yang tepat, dan perhatian dari berbagai pihak.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Patroli Malam Polres Palas Sasar Pusat Sibuhuan, Remaja yang Nongkrong Larut Diimbau Pulang
News
Dana Bencana Padangsidimpuan dan Tapsel Jadi Sorotan, Ratusan Miliar Dipertanyakan Berapa yang BenarBenar Diterima Korban?
News
Cegah Penyelewengan BBM Subsidi, Polres Padang Lawas Ingatkan Pengelola SPBU
News
Ketua TP PKK Yupri Astuti Saipullah Salurkan Bantuan ke SLBN Madina, Pemda Didorong Perhatikan Asrama dan Transportasi Siswa
News
Polres Padangsidimpuan Gerak Nyata Dukung Ketahanan Pangan, 1,9 Ton Jagung Diserap Bulog
News
Mahasiswa Unhan RI, Dorong Semangat Belajar Siswa Sekolah Rakyat Menuju Indonesia Emas 2045
News
Kabupaten Solok Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana Selama Enam Bulan
News
Wali Kota Sawahlunto Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir Bandang Arosuka
News
Polresta Deli Serdang dan BNNK Gerebek Dugaan Sarang Narkoba di Beringin, Empat Pria Diamankan
News
sumut24.co ASAHAN, Seorang wanita berinisial WH (30), warga Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, meninggal du
News