Senin, 07 September 2026

IndexPolitica Rilis 10 Menteri dengan Kinerja Terbaik dan Terendah

Administrator - Senin, 07 September 2026 17:48 WIB
IndexPolitica Rilis 10 Menteri dengan Kinerja Terbaik dan Terendah
Ist
JAKARTA — IndexPolitica Indonesia merilis hasil evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Penilaian dilakukan berbasis bukti dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA), bukan survei popularitas.

Baca Juga:

Founder dan peneliti senior IndexPolitica, Denny Charter, menegaskan bahwa popularitas tidak sama dengan kinerja.


"Yang kami ukur adalah kinerja, bukan popularitas. Menteri yang sering diberitakan belum tentu memiliki kinerja terbaik," kata Denny.


Penilaian mencakup enam aspek, yakni policy output, policy outcome, efektivitas implementasi, dampak publik dan ekonomi, inovasi kebijakan, serta koordinasi antarlembaga.


10 Menteri dengan Kinerja Terbaik


Andi Amran Sulaiman — Pertanian: 91
Rosan Perkasa Roeslani — Investasi & Hilirisasi: 89
Purbaya Yudhi Sadewa — Keuangan: 87
Abdul Mu'ti — Pendidikan Dasar & Menengah: 86
Budi Gunadi Sadikin — Kesehatan: 85
Agus Harimurti Yudhoyono — Infrastruktur: 83
Maruarar Sirait — Perumahan: 82
Airlangga Hartarto — Perekonomian: 81
Yassierli — Ketenagakerjaan: 79
Dudy Purwagandhi — Perhubungan: 77


Sementara itu, sepuluh menteri dengan performance gap terbesar adalah Natalius Pigai (56), Dody Hanggodo (59), Raja Juli Antoni (61), Widiyanti Putri Wardhana (62), Yandri Susanto (63), Wihaji (64), Arifatul Choiri Fauzi (65), Maman Abdurrahman (66), Teuku Riefky Harsya (67), dan Ferry Joko Yuliantono (68).


IndexPolitica menegaskan bahwa kategori tersebut bukan penilaian baik atau buruk secara personal, melainkan pengukuran terhadap pencapaian mandat kementerian berdasarkan output dan outcome yang dapat diverifikasi.


"Output menunjukkan apa yang dilakukan pemerintah. Outcome menunjukkan apakah tindakan pemerintah tersebut menghasilkan perubahan," ujar Denny.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
The Death of Expertise

The Death of Expertise

The Death of Expertise Oleh Dr. Teguh Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DUNIA informasi hari ini tengah mengalam

News