Jumat, 23 Oktober 2026

Rico Waas Luncurkan Medan Corpu Smart

Administrator - Senin, 07 September 2026 18:13 WIB
Rico Waas Luncurkan Medan Corpu Smart
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Sebanyak 654 Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan mulai mengikuti pembelajaran digital melalui Medan Corpu Smart, Senin (7/9/2026). Platform yang diluncurkan Wali Kota Medan Rico Waas ini menjadi langkah baru Pemko Medan membangun budaya belajar ASN yang adaptif sekaligus terhubung dengan kebutuhan organisasi dan pelayanan publik. Peluncuran berlangsung di Assessment Center Lantai V MPP Medan secara hibrid, diikuti 99 ASN secara langsung dan 555 ASN daring.


Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol dan penandatanganan komitmen bersama. Didampingi Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Rico Waas menegaskan Medan Corpu Smart tidak boleh berhenti sebagai sistem pembelajaran, tetapi harus mampu mentransformasi pola kerja dan meningkatkan profesionalisme ASN.


"Medan Corpu Smart tidak hanya kita bangun sebagai sistem pembelajaran ASN pada masa sekarang, tetapi kami berharap ini dapat mentransformasi pola kerja kita ke depannya. Ini bukan hanya dipakai satu atau dua tahun, tetapi untuk selamanya," kata Rico Waas.


Menurut Rico Waas, peningkatan kompetensi harus dibarengi kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Sistem pembelajaran bersama diperlukan agar ASN memiliki pemahaman dan frekuensi yang sama dalam menjalankan tugas pemerintahan.


Ia mencontohkan penanganan bencana, di mana ASN perlu memiliki pemahaman dasar yang sama mengenai langkah penanganan, meski teknis pelaksanaannya dapat menyesuaikan kondisi lapangan. Karena itu, ia mendorong modul pembelajaran terus dikembangkan untuk berbagai kebutuhan pemerintahan, mulai dari kebencanaan, pengelolaan logistik dan anggaran, distribusi bantuan hingga pertanggungjawaban.

"Belajar adalah hal yang baik untuk meningkatkan kualitas diri. Tentu ada kaitannya dengan jenjang karier, tetapi jenjang karier harus dibarengi dengan kapasitas dan hasil kerja. Tidak mungkin seseorang naik jabatan tanpa memiliki kapasitas," tegas Rico Waas.


Kepala BKPSDM Medan Subhan Fajri Harahap menjelaskan, Medan Corpu Smart dikembangkan sebagai ekosistem pembelajaran ASN berbasis Learning Management System (LMS) yang menyediakan learning path, modul digital, evaluasi, pemantauan progres, hingga sertifikat pelatihan digital.


Pada tahap awal, sebanyak 654 ASN dari perangkat daerah terkait penanggulangan bencana, serta camat dan lurah di wilayah berpotensi tinggi mengalami bencana mengikuti pelatihan Kepemimpinan Adaptif dalam Penanggulangan Bencana dan Mewujudkan Resiliensi Daerah Medan.


"Medan Corpu Smart merupakan inovasi Pemerintah Kota Medan melalui BKPSDM, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan kompetensi ASN," ujar Subhan.


Subhan menambahkan, seluruh ASN Pemko Medan dapat mengikuti pembelajaran tanpa biaya. Pemanfaatan Learning Management System (LMS) diperkirakan menghemat biaya operasional sekitar Rp1,5 miliar per tahun dan meningkatkan produktivitas senilai sekitar Rp600 juta, sehingga total valuasi ekonomi mencapai sekitar Rp2,1 miliar per tahun. Sertifikat pelatihan juga dapat terintegrasi dengan Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) dan menjadi bagian dari data pengembangan kompetensi dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta.


Untuk memastikan keberlanjutan program, komitmen bersama ditandatangani Wali Kota Medan, Wakil Wali Kota Medan, Kepala Bappeda, Kepala BKPSDM, serta Plt. Kepala BKAD. BKPSDM juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) peningkatan kompetensi ASN melalui pelatihan kepemimpinan adaptif dalam penanggulangan bencana dan penguatan resiliensi daerah dengan BPBD, Dinas SDABMBK, Dinas Damkarmat, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satpol PP.


Kepala Kantor Regional VI BKN Janry Haposan U.P. Simanungkalit mengapresiasi peluncuran Medan Corpu Smart sebagai langkah maju Pemko Medan dalam mengembangkan kompetensi dan profesionalisme ASN sesuai kebutuhan strategis organisasi. Kehadiran platform tersebut diharapkan membuat pengembangan kompetensi tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja ASN yang terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perpisahan Konsul Jepang, Rico Waas Dorong Peluang Kerja Sama Baru dengan Medan
Bangun Medan Tak Cukup dengan Infrastruktur, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Merawat dan Menjaga Kota
Dukung Pemko Medan Raih Predikat Informatif, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane Terima Penghargaan KI Sumut
Komitmen Keterbukaan Informasi, Rico Waas Raih Penghargaan Achievement Person KI Sumut Award 2026
Rico Waas dan Komisi IV DPRD Medan Bahas Banjir, Parkir, PBG hingga Kebutuhan Mobil Damkar
Pemko Medan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Fokus Pasokan Bahan Pokok dan Program 3 Juta Rumah
komentar
beritaTerbaru